Pembayaran Tol Akan Gunakan Sistem Tertutup

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG–Sistem transaksi tertutup, akan diberlakukan untuk tol Semarang–Solo. PT Trans Marga Jateng (TMJ) sebagai pemegang konsesi tol tersebut menjelaskan jika kebijakan tersebut akan diberlakukan jangka waktu dekat ini.

Direktur Operasional dan Teknik PT TMJ, Ali Zaenal Abidin mengatakan dengan perubahan sistem transaksi dari terbuka menjadi tertutup, apabila pemakai jalan memasuki gardu masuk (entrance) harus mengambil Kartu Tanda Masuk Elektronik (KTME) terlebih dahulu.

“Kebijakan ini akan segera diberlakukan menyusul beroperasinya ruas Bawen-Salatiga untuk melayani pemakai jalan umum,” kata Ali saat di Ungaran, Jumat (25/8) kemarin.

Dijelaskan Ali, teknis dari kebijakan tersebut yaitu saat di Gardu Keluar (exit), pemakai jalan menyerahkan KTME tersebut serta membayar tol sesuai golongan kendaraan dan asal gerbang tol.

Berbeda dengan sistem terbuka yaitu setiap pemakai jalan yang lewat gardu tol langsung membayar tol sesuai dengan golongan kendaraan dan ruas yang ditempuh. “Nanti akan diubah menjadi sistem tertutup,” katanya.

Sementara itu, bagi pengguna kartu elektronik, ketika di gardu masuk tidak perlu mengambil KTME, tapi cukup menempelkan kartu elektronik pada pembaca (reader) peralatan tol yang ada di Gardu Masuk.

Sedangkan saat di gardu keluar, pemakai jalan bisa mengguakan Gardu Tol Elektronik. “Atau bila tidak menggunakan GTO, maka menyerahkan kartu elektronik kepada petugas di gardu keluar untuk dibacakan pada peralatan tol,” katanya.

Kebijakan itu, lanjutnya, juga dalam rangka peningkatan kecepatan dan ketepatan pelayanan transaksi di gerbang tol serta menyukseskan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Kebijakan tersebut akan efektif mulai Oktober 2017. “Jadi kami sarankan untuk segera mendapatkan uang elektronik di cabang Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN dan toko retail terdekat,” katanya.

Seperti diketahui, saat ini PT TMJ masih memberlakukan sistem terbuka pada tarif dua seksi ruas tol tersebut yakni Semarang-Ungaran dan Ungaran-Bawen.

Para pengguna jalan tol dari arah Semarang ke Bawen atau sebaliknya, akan melakukan dua kali transaksi yaitu di gerbang tol Banyumanik dan gerbang tol Bawen, dengan tarif masing-masing Rp 6.500 dan Rp 7.000.

Jalan tol Semarang-Solo diproyeksikan sepanjang 72,64 kilometer terbagi menjadi 5 seksi, yaitu Seksi I Semarang-Ungaran 11 kilometer, kemudian seksi II Ungaran-Bawen 11,95 kilometer. Kedua seksi ini sudah beroperasi. Sedangkan seksi III Bawen-Salatiga sepanjang 17,29 kilometer tinggal menunggu waktu untuk segera dioperasionalkan. (ewb/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -