HIV/AIDS Tidak Tercover BPJS

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNGARAN – Hingga kini penderita HIV/AIDS tidak bisa tercover BPJS Kesehatan. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 59/2014.

“Memang benar, penyakit HIV/Aids tidak tercover oleh BPJS Kesehatan. Untuk penyakit tersebut sudah ada program tersendiri dari pemerintah pusat hingga daerah,” ujar Kepala BPJS Kantor Cabang Ungaran, Juliansyah, Minggu (27/8).

Meski begitu, penderita penyakit atau Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) tersebut tetap dapat menjadi peserta Jaminan Kesehatan – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). “Mereka bisa menjadi peserta JKN-KIS, namun hanya penyakit yang tidak disebabkan oleh virus HIV yang dapat tercover seperti diare atau pusing,” katanya. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang akan melakukan pendataan ODHA.

Kepala Bidang Pencegahan dan pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, Mas Dady Dharmadi mengatakan setelah dilakukan pendataan, para Odha ini nantinya akan diikutsertakan dalam program BPJS Kesehatan.

“Nantinya mereka didaftarkan kepesertaannya melalui jalur Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang didanai dari APBD Kabupaten Semarang,” katanya.

Adapun syarat pendaftaran yang perlu dipersiapkan ODHA antaralain KTP, KK dan surat keterangan tidak mampu atas nama ODHA dan anggota keluarganya ke Dinkes.

Sekretaris KPAI Kabupaten Semarang, Puguh Wijoyo Pakuwojo mengatakan selama beberapa tahun ini ada kecenderungan penurunan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Semarang. Hal ini atas kerja keras KPAI dengan berbagai pihak seperti Dinas Kesehatan, kelompok sosial masyarakat, Masyarakat Peduli HIV/AIDS (MPA) di tingkat kecamatan, sekolah dan perusahaan yang mensosialsisasiskan HIV/AIDS.

“Mereka mengajak masyarakat untuk menghindari HIV/AIDS. Serta mengajak masyarakat untuk melakukan tes VCT,” ujar Puguh.

Data KPAI selama 2016 terdapat 57 kasus pengidap HIV/AIDS. Jumlah tersebut tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Semarang. Sementara pada tahun 2009 ada sekitar 348 kasus HIV/AIDS. Jika dipilah berdasarkan jenis kelamin masih didominasi oleh perempuan sebanyak 31 orang dan laki-laki sebanyak 26 orang.

Hal ini dikarenakan kesadaran pemeriksaan tes HIV (VCT) kebanyakan dilakukan oleh perempuan, sementara laki-laki lebih sedikit. “Semestinya laki-laki lebih banyak dilakukan pemeriksaan VCT, karena tidak menutup kemungkinan masih belum teridentifikasi,” katanya. (ewb/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -