Tim Tuan Rumah Kembali Berjaya

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MAGELANG – Tim tuan rumah Kota Magelang kembali berjaya pada Djarum Foundation Bulutangkis Multi Cabang Kabupaten / Kota Se-Eks Karesidenan Kedu VI 2017, yang diselenggarakan Jumat – Minggu (25-27 Agustus 2017) kemarin, di GOR Djarum Magelang. Klub bulutangkis tuan rumah menguasai juara pertama 12 kelas dari 16 kelas yang dipertandingkan.

Klub bulutangkis tuan rumah seperti Perkumpulan Bulutangkis (PB) Surya Tidar, PB Jaya Agung, PB Singa Yehuda, PB Ihsanul Fikri (IT) dan PB Palapa, tampil perkasa. Bahkan PB Surya Tidar Magelang merengkuh juara pertama di 10 kelas. Disumbangkan oleh Rio Putra Pertama yang turun di kelas tunggal usia dini, I Made Vemas Syaiful IA di kelas tunggal anak putra, Valencia Nathania Santoso di kelas Tunggal anak putri, Daffa Danang Bagaswara di kelas tunggal pemula putra, Rodes Ragil Pramesti kelas tunggal remaja putri.

Jawara lainnya, Rio Putra Pratama/Farrel Akbar Ghifari di kelas ganda usia dini putra, Arawinda Anjali/Kinanti Sekar Putri di kelas Ganda usia dini putri, I Made Vemas Syaiful IA/Dwi Khanif kelas Ganda Anak putra, Erwiyn Rahardiyan/Daffa Danang Bagaswara kelas Ganda Pemula putra, serta Difa Fajar/Iqbal Safran di kelas ganda remaja putra.

Pemain unggulan I Made Vemas dari PB Surya Tidar kembali juara setelah mengalahkan rekan seklubnya, Dwi Khanif Afriza, dengan skor cukup telak 21-7 dan 21-12. Bahkan saat turun dikelas ganda anak putra berpasangan dengan Dwi Khanif Afriza pun, Vemas memenangi final mengalahkan Rahardianta Alfyn/Ariel Herlambang dari Garuda Jaya Purworejo dengan skor 21-13, 21-18. Sementara, klub baru Kota Magelang yang baru pertama kali mengikuti multi cabang, Singa Yehuda Magelang, meraih juara II atas nama Ivana Bernice TO yang turun di kelas tunggal pradini putri.

Koordinator Wilayah (Korwil) Pengprov PBSI Jateng, Kukuh Santoso, disela-sela final kejuaraan di GOR Djarum Magelang, Minggu (27/8) kemarin, mengatakan, kejuaraan berjalan cukup baik. “Namun perlu diingat, bahwa setiap kejuaraan yang diikuti sangat penting sebagai kesadaran pengalaman. Karena menjadi atlet tidak bisa serta merta menjadi juara,” paparnya.

Hasil kejuaraan tersebut, menurut Kukuh, juga dapat dijadikan evaluasi bagi para pelatih masing-masing klub mengenai kualitas pemain binaannya. “Oleh karena itu kedepan, dari PBSI akan berupaya melakukan pembinaan pelatih agar para atletnya kedepan bisa berjaya. Baik tingkat regional maupun wilayah,” papar pembina PB Surya Tidar Magelang tersebut. (cr3/fiq/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -