Tak Berizin, 393 Botol Miras Disita

698
DISITA : Ratusan botol minuman keras yang dijual tanpa izin disita Polres Pekalongan Kota dari salah satu pedagang, Senin malam (28/8) kemarin (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
DISITA : Ratusan botol minuman keras yang dijual tanpa izin disita Polres Pekalongan Kota dari salah satu pedagang, Senin malam (28/8) kemarin (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

PEKALONGAN-Polres Pekalongan Kota mengamankan sebanyak 393 botol minuman keras (miras) dari salah satu pedagang yang terbukti tidak memiliki izin menjual di Kota Pekalongan. Miras tersebut didapatkan saat Patroli Gabungan Satuan Fungsi Polres, Senin malam (28/8) kemarin. Razia gabungan tersebut terdiri atas Sat Sabhara, SPKT dan Sie Propam.

“Dari hasil patroli semalam, kami berhasil menemukan ratusan botol berisi miras tak berizin yang siap dijual,” kata Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Enriko Sugiharto Silalahi saat menggelar perkara di Mapolres Pekalongan Kota, Selasa (29/8) kemarin.

Menurutnya, razia dilakukan rutin setiap hari, siang hingga malam hari. Kebetulan, tim patroli mendapatkan informasi bahwa ada penjual miras di Kota Pekalongan, tepatnya di Jalan Maninjau nomor 53 Kecamatan Pekalongan Timur. Setelah tim sampai lokasi dan dilakukan penggeledahan, terbukti pedagang yang dimaksud memang menjual miras.

“Saat kami memintai keterangan, ternyata penjual mengaku miras tersebut tidak berizin. Makanya kami amankan ke Mapolres Pekalongan Kota. Selanjutnya, penjual akan dimintai keterangan lebih lanjut,” kata Kapolres.

Selain mengamankan penjual, juga disita barang bukti sebanyak 393 botol miras. Dengan rincian 33 botol anggur hitam, 14 botol bir Fros, 110 botol bir Angker, 23 botol bir Melon Bintang, 1 botol Vodka, 72 anggur orang tua botol kecil, 38 botol anggur merah dan 102 botol besar anggur orang tua.

Dalam kesempatan tersebut, penjual miras berinisial M yang seorang perempuan, masih dimintai keterangan oleh anggota Polres Pekalongan Kota terkait peredaran miras ilegal.

Karena itu, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Enriko Sugiharto Silalahi berharap, masyarakat tidak menjual miras, apalagi penjualannya dilakukan secara ilegal. “Jika ada pihak yang melakukan pelanggaran hukum, petugas patroli langsung bertindak tegas,” tegas Kapolres. (han/ida)