Sambung Jembatan Kaliputih Dengan DAK Rp 1,9 M

829
AKHIRNYA DISAMBUNG: Jembatan Kaliputih di Desa Kaliputih, Kecamatan Singorojo mulai dibangun, menggunakan DAK senilai Rp 1,9 miliar (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG).
AKHIRNYA DISAMBUNG: Jembatan Kaliputih di Desa Kaliputih, Kecamatan Singorojo mulai dibangun, menggunakan DAK senilai Rp 1,9 miliar (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KENDAL—Jembatan Kaliputih di Desa Kaliputih, Kecamatan Singorojo,  yang ambrol mulai diperbaiki. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,9 miliar untuk membangun Jembatan secara permanen.

Seperti diketahui, Jemabatan Kaliputih ambrol akibat tergerus arus sungi sejak 2016 lalu. Selama ini perbaikan hanya bersifat darurat. Sehingga sering putus saat volume sungai meluap. Tercatat sudah putus lebih dari lima kali.

Putusnya jembatan menyebabkan 350 kepala keluarga terisolir, karena jembatan itu merupakan satu-satunya akses warga Dusun Slentho, Desa Kaliputih.

Kabid Bina Marga DPUPR Kendal, Juni Isyanta, menjelaskan, jembatan yang diperbaiki sepanjang 33 meter dari total panjang jembatan 65 meter dengan lebar 4 meter.  Perbaikan dilakukan oleh CV Indah Karya dari Kaliwungu dengan masa pekerjaan 150 hari. “Nilai kontrak Rp 1,9 miliar yang bersumber dari DAK bidang infrastruktur jalan,” katanya, kemarin (10/9).

Juni menambahkan, nantinya lantai jembatan menggunakan kontruksi besi baja yang dibeton dengan ketebalan sekitar 20 sentimeter. Selain itu juga membangun dua pilar sebagai penyangga jembatan. “Kami tidak membangun jembatan baru, tetapi menyambung yang putus,” katanya.

Menurutnya, kondisi struktur jembatan bagian tepi kanan dan kiri sungai masih utuh  dan kokoh. Sehingga hanya membangun yang putus.

Petugas CV Tiga Pusaka Disain selaku konsultan pengawas, Safri, mengatakan, pilar jembatan berketinggian 12 meter. Selain membangun jembatan, kontraktor juga membuat oprit jembatan di sisi timur.

Dia menargetkan pekan depan mulai dilakukan pengecoran badan jembatan, tetapi belum bisa secara keseluruhan. Kondisi cuaca beberapa hari ini cukup mendukung. “Kendala kami jika hujan, pekerjaan terganggu. Mudah-mudahan cuaca selalu mendukung,” katanya.

Camat Singorojo, Sobirin, mengapresiasi langkah DPUPR yang bertindak cepat dalam melakukan pembangunan. Hal itu karena jembatan Kaliputih sangat vital bagi warga Dusun Slentho. Jika tidak terdapat jembatan, warga Slentho bisa terisolir. Warga bisa melintas melalui sungai jika kondisi air surut, tetapi jika hujan deras, debit air tinggi dan deras. “Saya berharap pekerjaan bisa cepat terselesaikan, sehingga bisa segera dilalui,” kata Sobirin. (bud/zal)