Cairan Obat Nyamuk, Media Transfer Pembuatan PCB

905
Oleh: Sunar
Oleh: Sunar

PADA proses pembuatan perangkat elektronika diperlukan media PCB (printed circuit Board) sebagai tempat untuk memasang komponen – komponen elektronik. Media PCB di pasaran hanya tersedia untuk beberapa rangkaian elektronik yang umum di masyarakat, misalnya amplifier daya kecil, power suplly, bel pintu, dan beberapa yang lainnya.

Tetapi untuk rangkaian-rangkaian elektronik yang khusus baik dari segi daya maupun fungsi-fungsinya, semisal inventer daya besar, amplifier daya besar, dan lain sebagainya, PCB yang sudah jadi dan siap dipakai tidak ada di pasaran. Untuk itu, penghobi elektronik maupun praktisi harus membuat sendiri.

Pembuatan PCB dimulai dari proses perancangan layout, baik secara manual maupun menggunakan software. Untuk hasil yang lebih baik disarankan menggunakan software aplikasi (eagle, PCB wizard, Proteus, Multisim, dan lain-lain). Langkah selanjutnya, setelah layout jadi adalah memindahkan hasil layout pada lembaran bahan PCB, kemudian melarutkan lembaran bahan PCB menggunakan cairan kimia.

Umumnya, siswa SMK cenderung menggunakan ferri cloride. Pada proses ini, intinya adalah menghilangkan lapisan tembaga yang tidak terpakai. Setelah dilarutkan, kemudian dibersihkan dan baru dilakukan pengeboran titik-titik pada (lubang tempat kaki komponen di solder).

Pada proses pembuatan PCB, faktor terpenting adalah proses memindahkan layout ke bahan lembaran PCB dan proses pelarutan (Etching). Kesulitan terbesar adalah ketika harus menggambar ulang layout yang sudah jadi pada lembaran bahan PCB jika menggunakan proses manual. Tetapi jika membuat layout dengan bantuan komputer, maka hasil layout dapat di print menggunakan printer laserjet dengan menggunakan tinta serbuk.

Kertas yang digunakan adalah kertas photo pada bagian yang halus dan mengkilap. Proses memindahkan layout-nya dengan cara ditempel pada lembaran bahan PCB, kemudian dipanasi dengan sterika agar menempel. Namun cara ini tergolong mahal karena kertas photo bukan barang murah.

Teknik Terbaru

Teknik terbaru yang cukup murah adalah menggunakan cairan obat nyamuk. Media ini murah dan mudah didapatkan di warung-warung sebelah rumah. Kertas yang digunakan pun tidak harus menggunakan kertas photo, cukup menggunakan kertas HVS 70 gram maupun 80 gram. Lalu bagaimana caranya?

Pertama, layout dicetak menggunakan printer lasetjet dengan tinta serbuk menggunakan kertas HVS. Kedua, tempelkan hasil cetak printer pada bahan lapis tembaga (PCB). Ketiga, semprot kertas HVS dengan cairan obat nyamuk sampai basah merata. Keempat, tutup kertas dengan plastik mika. Kelima, gosok mika dengan koin logam.

Proses ini seperti kita memasang stiker tato hadiah makanan ringan. Selanjutnya, jika dirasa sudah cukup rekat dan menempel, lalu hilangkan kertas HVS-nya dengan cara digosok pelan-pelan biar hancur kertasnya tetapi layoutnya tetap menempel pada bahan PCB. Proses ini tidak ribet karena tidak perlu menggunakan seterika.

Proses selanjutnya adalah etching/melarutkan. Proses melarutkan lapisan tembaga yang tidak terpakai menggunakan larutan kimia. Bahan kimia yang bisa digunakan adalah FeCl3 (ferricloride) dengan dicampur air secukupnya. Air yang digunakan hendaknya air panas atau hangat karena bisa mempercepat proses pelarutan.

Kelebihan larutan ini adalah proses pelarutan lambat sehingga mudah dikontrol, tetapi hasil PCB-nya kotor/cenderung hitam.  Bahan kimia lain yang bisa digunakan adalah HCl (asam clorida) dicampur dengan H2O2 (Super oxside) dan air dengan perbandingan tertentu. Kelebihan larutan ini adalah cepat melarutkan tembaga dan bersih. Tetapi karena kecepatan melarutkannya tinggi butuh konsentrasi dan kehati-hatian. Selamat mencoba. SMK Bisa! (*/aro)