Agung dan Bianda Menjadi Mas dan Mbak Salatiga 2017

859
DUTA WISATA: Para finalis Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kota Salatiga yang digelar di Halaman DPRD Salatiga, Jumat (15/9) malam (IST).
DUTA WISATA: Para finalis Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kota Salatiga yang digelar di Halaman DPRD Salatiga, Jumat (15/9) malam (IST).

SALATIGA – Agung Wijaya dan Bianda Paramartha dinobatkan menjadi Mas dan Mbak Salatiga tahun 2017 pada Grand Final Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kota Salatiga yang digelar di halaman DPRD Salatiga, Jumat (15/9) malam. Mereka menyisihkan 38 finalis lainnya.

Kabid Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Salatiga Nyoto Dwisabdo menjelaskan, ada 260 pendaftar yang mengikuti ajang ini. Setelah diseleksi, maka didapatkan 40 finalis, terdiri dari 20 putra dan 20 putri. Para finalis mengikuti observasi lapangan ke beberapa tempat wisata seperti Prasasti Plumpungan, Pusat Batik Selotigo, Atlantic Dreamland, Grand Wahid Hotel dan pusat oleh-oleh Salatiga. “Selain itu mereka juga mengikuti berbagai pembekalan dan tes seperti wawancara, talent show, audiensi dengan pejabat daerah di Gedung Setda Kota Salatiga,” jelas Nyoto.

Selain Mas dan Mbak Salatiga yang baru terpilih, pada malam final tersebut diumumkan pula Wakil I Mas dan Mbak yaitu Nathanael Adharta Livendra dan Giovania Kartika. Wakil II adalah Rinaldy Anugrah Rampalodji dan Tiara Utari.

Selain itu, diumumkan pula pemenang beberapa kategori. Kategori persahabatan diraih Christo Christian Destiyanto dan Agnestasia Dini Elandari. Juara favorit adalah Farrel Rasendriya Ganendra dan Dinar Krismonica Sari, kategori busana terbaik jatuh pada Ivan Adi Nugroho dan Dian Marsela Giovani. Ada pula juara intelegensi yaitu Danu Satria Wiratama dan Hafilda Esti P. Juara kategori kepribadian adalah Iggrio Wuren dan Intikasari Imanah.

Sedangkan juara fotogenic adalah Nathanael Adharta Livendra dan Hafilda Esti P. Juara kategori kulit sehat yaitu Eben Diky Santoso dan Giovania Kartika. Best public speaking oleh Giovania Kartika dan Best Talent diraih Bianda Paramartha.

“Sumber daya kepariwisataan di Salatiga ini terbatas, namun kita bisa memajukan industri kepariwisataan dengan berbagai event baik dari pemerintah maupun stakeholer kebudayaan dan pariwisata. Kepada para finalis saya harap untuk terus berkarya dan memberikan sumbang saran demi kemajuan kepariwisataan kota Salatiga,” kata Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris yag hadir dalam acara ini. (sas)