Beri Kontribusi Sosial ke Masyarakat

1608
PEDULI : Regional Agency Director Panin Dai-Ichi Life, Monika Melanny Hartono saat menyerahkan bantuan simbolis di Panti Asuhan Cacat Ganda (PACG) Bhakti Asih, kemarin (Jon wahid/jawa pos radar semarang).
PEDULI : Regional Agency Director Panin Dai-Ichi Life, Monika Melanny Hartono saat menyerahkan bantuan simbolis di Panti Asuhan Cacat Ganda (PACG) Bhakti Asih, kemarin (Jon wahid/jawa pos radar semarang).

SEMARANG – Sebanyak 34 anak asuh Panti Asuhan Cacat Ganda (PACG) Bhakti Asih Jalan Dr. Ismangil No 18 Semarang kemarin menerima bantuan kebutuhan pokok dari Panin Dai-Ichi Life. Kegiatan yang berlangsung di tempat tersebut diserahterimakan dari Regional Agency Director Panin Dai-Ichi Life, Monika Melanny Hartono kepada Direktur Operasional Yayasan Sosial Soegijopranata Keuskupan Agung Semarang, BR Kondarus Samsari.

Dalam kesempatan tersebut Regional Agency Director Panin Dai-Ichi Life Monika Melanny Hartono sempat berbincang dengan anak asuh. Bahkan tidak sedikit anak asuh yang ingin bercanda ria dengan rombongan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dan kontribusi sosial kepada masyarakat, secara berkesinambungan Panin Dai-Ichi Life merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR),” ungkapnya.

Bentuk CSR itu, ungkapnya, berfokus pada tiga pilar yakni kesehatan (health), kesejahteraan (welfare) dan pendidikan (education). “Untuk itu sebagai bagian dari rangkaian program HUT ke 43, mengadakan kampanye CSR Roadshow yang dilakukan berurutan di delapan kota dengan mengambil tema Drive Positive Change,” imbuhnya.

Monika mengaku sebelumnya acara yang sama sukses dilaksanakan di beberapa tempat seperti Tanjung Pinang, Batam, Palembang, Solo, Bali dan Jember.

“Program ini merupakan bentuk upaya Panin Dai-Ichi Life dalam meningkatkan kesadaran sosial masyarakat untuk membantu sesama yang membutuhkan. Untuk itu kami mengutamakan keterlibatan dari semua pemangku kepentingan baik menejemen, tenaga pemasaran, nasabah maupun masyarakat dalam rangkaian program CSR yang kami inplementasikan,” imbuhnya.

Pengasuh Panti Asuhan Cacat ganda Bhakti Asih, Emanuel Ratmanto mengatakan di pantinya terdapat 34 anak asuh dengan rincian 17 laki-laki sedangkan sisanya perempuan yang kesemuanya itu membutuhkan bantuan.

Penghuni panti adalah orang-orang yang mengalami tuna ganda misalnya keterbelakangan mental, hidrocephalus, cerebral palsy, spastik, quadriplegia, minengocle yang semuanya membutuhkan perawatan dan kebahagiaan.

Untuk itu, PACG mengadakan bermacam bentuk kegiatan pelayanan seperti asuhan dan perawatan yang dalam kegiatan pengasuhan ini meliputi pengawasan, pemberian makan, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan. Sedangkan perawatan meliputi perawatan fisik, fisioterapi, pembinaan mental dan kasih sayang. (hid/ric)