Bayi Lahir, Ibu Langsung KB

899

WONOSOBO – Desa Ngalian, Kecamatan Kepil ditunjuk sebagai wakil Kabupaten Wonosobo dalam penilaian program Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga- Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga dan Kesehatam (PKK-KKBPK-Kes) Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Penduduk desa dinilai memiliki lesadaran dan komitmen kuat dalam mengikuti program KB.

“Di Desa Ngalian ini, setelah bayinya lahir, sang ibu langsung menunjukkan komitmen untuk menjalani program KB, dengan menandatangani surat pernyataan untuk menggunakan alat kontrasepsi,” tutur Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo Eko Sutrisno Wibowo ketika menyambut kedatangan tim penilai PKK-KKBPK-Kesehatan di Desa Ngalian, Jumat (22/9).

Tak hanya komitmen kuat warga dalam mengikuti program KB, Sekda juga menyebut adanya konsistensi jajaran kader PKK maupun tenaga kesehatan desa dalam mendampingi warga. Khususnya mengenai penyuluhan pemilihan alat kontrasepsi. Kemudian, adanya program pemasangan alat kontrasepsi IUD yang telah terintegrasi dengan pemeriksaan dini kanker leher rahim, atau tes IvA juga merupakan nilai lebih dari Desa Ngalian ini.

Sekda melanjutkan, kombinasi kinerja antara kader PKK Desa dengan jajaran penyuluh KB dan tenaga kesehatan tersebut, membuat desa Ngalian selama dua tahun terakhir terbebas dari kasus kematian ibu melahirkan maupun kasus kematian bayi.

Ketua TP PKK Desa Ngalian Istifaroh menjelaskan, upaya-upaya nyata untuk menyukseskan program Keluarga Berencana di desanya tumbuh dari kesadaran warga. “Karena itulah kami sangat siap untuk mewakili Kabupaten Wonosobo, bahkan tidak hanya di tingkat provinsi, melainkan sampai ke tingkat selanjutnya,” tegas Istifaroh. (cr2/ton)