DPRD Dorong Percepatan Anggaran dan Evaluasi Kegiatan

Rapat Paripurna Penyerahan RAPBD 2017 dan RAPBD 2018

565
DORONG PERCEPATAN : Bupati Magelang, Zaenal Arifin SIP, menyerahkan berkas pengantar nota keuangan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2018 kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Soeharno (HUMAS DPRD KABUPATEN MAGELANG).
DORONG PERCEPATAN : Bupati Magelang, Zaenal Arifin SIP, menyerahkan berkas pengantar nota keuangan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2018 kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Soeharno (HUMAS DPRD KABUPATEN MAGELANG).

DPRD Kabupaten Magelang menggelar rapat paripurna penyampaian nota keuaangan RAPBD Perubahan 2017 dan RAPBD 2018 di ruang paripurna, kemarin. Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD, Yogyo Susaptoyono, Wakil Ketua II, Suharno MM, dan Wakil Ketua III, Drs Soenarno.

BUPATI Magelang Zaenal Arifin menyampaikan langsung nota keuangan tersebut dihadapan para peserta sidang paripurna DPRD Kabupaten Magelang. ”DPRD Kabupaten Magelang sejak awal memang mendorong agar proses pembahasan APBD dilaksanakan dengan cepat, sehingga tidak mengurangi waktu pelaksanaan kegiatan,” kata Wakil Ketua DPRD, Suharno MM..

Meski melakukan percepatan pembahasan, lanjut Suharno, DPRD juga akan melakukan evaluasi program-program yang dilakukan. ”Cepat tapi kualitas pembahasannnya juga baik. Kita tentu akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program Pemkab Magelang.”

Suharno mengatakan, DPRD akan mendorong program-program yang positif. Namun, juga akan melakukan evaluasi manakala program tersebut tidak sesuai sasaran RPJMP dan RPJMD. ”Setelah ini akan kita sampaikan pandangan dari fraksi-fraksi di DPRD untuk kemudian dibahas di tingkat Pansus,” beber Suharno.

Selain itu, legislatif juga akan memperhatikan sejumlah aspirasi masyarakat. Mengingat banyak aspirasi masyarakat yang masuk melalui DPRD Kabupaten Magelang.

Sementara itu, Bupati Magelang Zaenal Arifin S.IP menyampaikan tiga sektor unggulan menjadi prioritas pembangunan tahun anggaran 2018 Pemkab Magelang. Di antaranya, sektor pariwisata, pertanian dan industri kecil dan menengah. Juga menitikberatkan pada sektor pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, pembangunan pertanian, pembangunan infrastruktur dasar, sarana dan prasarana pubik, lingkungan hidup, reformasi birokrasi, dan tata kelola pemerintah.

“Terkait keamanan, ketertiban, dan penanggulangan bencana, juga menjadi prioritas pembangunan, dengan mengambil tema akselerasi pembangunan berkelanjutan,” kata Bupati Zaenal Arifin S.IP.

Menurut Bupati Zaenal Arifin, penyusun RAPBD 2018 telah memperhatikan aspirasi masyarakat dan stakeholder, sesuai proses perencanaan pembangunan daerah. Juga telah memperhatikan perencanaan pembangunan, dengan pendapatan asli daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp 350, 072 triliun yang berasal dari empat komponen penerimaan. Yakni, pajak daerah Rp 119,299 triliun, hasil retribuisi daerah Rp 22,788 miliar, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 25,190 miliar.

Sedangkan dana perimbangan direncanakan sebesar Rp 1,453 triliun, berasal dari bagi hasil pajak dan bagi hasil bukan pajak Rp 49,652 miliar, dana alokasi umum Rp 1,078 triliun, serta dana alokasi khusus Rp 324 miliar. Serta, pendapatan daerah yang sah direncanakan sebesar Rp 426,276 miliar. Meliputi: dana bagi hasil pajak provinsi Rp 135, 955 miliar, dana penyesuaian dan otonomi khusus Rp 707 juta dan dana desa Rp 289 miliar. “Maka seluruh pendapatan direncanakan sebesar Rp 2,229 triliun,” beber bupati.

Untuk dana belanja tahun anggaran 2018 sebesar Rp 2,537 triliun, meliputi belanja tidak langsung Rp 1,433 triliun, dan belanja langsung Rp 1,104 triliun. Dengan demikian, ada defisit anggaran sebesar Rp 308,231 miliar. (adv)