PSIS Curi Satu Poin di Kandang Persibat

655
BERMAIN KETAT: Pemain PSIS Rifal Lastori (putih) berebut bola dengan pemain Persibat dalam laga di Stadion Moh Sarengat Batang, kemarin (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
BERMAIN KETAT: Pemain PSIS Rifal Lastori (putih) berebut bola dengan pemain Persibat dalam laga di Stadion Moh Sarengat Batang, kemarin (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

BATANGPSIS akhirnya harus puas hanya mencuri satu poin setelah bermain imbang 1-1 atas Persibat Batang dalam lanjutan babak 16 besar Liga 2 di Stadion Moh Sarengat Batang, Senin (25/9) sore kemarin. Atas hasil tersebut, PSIS dan Persibat Batang saat ini berada di peringkat pertama dan kedua klasemen sementara Grup B dengan raihan poin yang sama, yakni empat poin. Di peringkat tiga dan empat bercokol PSMS Medan dan Persita Tangerang yang kemarin bermain imbang 0-0 di Stadion Teladan Medan. Baik PSMS maupun Persita saat ini sama-sama mengoleksi satu poin.

Berlaga di kandang lawan, PSIS tampil cukup percaya diri. Coach Subangkit juga tidak banyak melakukan perubahan komposisi seperti ketika melakoni laga perdana versus PSMS Medan, Kamis (21/9) lalu.

Yang berbeda hanya di pos ujung tombak, di mana Subangkit mengistirahatkan Erik Dwi. Di pos lone striker kali ini dihuni oleh Hari Nur Yulianto. Kemudian M Yunus di second striker dan menurunkan dua breaker sekaligus, yakni Ahmad Agung dan Ruud Gullid.

Di sayap, Subangkit masih mempercayai duet Rifal Lastori di kanan dan Melcior Leideker Majefat di kiri. Hasilnya cukup lumayan. Sepanjang babak pertama, tim berjuluk Mahesa Jenar mampu mencuri perhatian dengan menciptakan sejumlah peluang emas.

Hasilnya, di menit ke-27, Mahesa Jenar mampu unggul lebih dulu melalui gol Melcior Leideker yang memanfaatkan bola cutbacky M Yunus. Gol tersebut sekaligus menjadi gol keenam pemain berdarah Papua itu.

Namun sayang, keunggulan PSIS hanya bertahan 4 menit. Tuan rumah mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Samuel Sefle di menit ke-31 setelah memanfaatkan kemelut hasil dari tembakan bebas. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tempo permainan sedikit menurun. Namun juru taktik tuan rumah, Daniel Roekito, tetap menginginkan Arif Budiyono dkk tampil dengan tekanan tinggi mulai dari lini tengah permainan. Hal ini membuat sejumlah pemain Mahesa Jenar bertumbangan. Erik Dwi yang masuk menggantikan M Yunus di babak pertama karena cidera, harus ditarik keluar di babak kedua karena mengalami cedera dan digantikan oleh M Ridwan.

Komposisi baru membuat Hari Nur yang sempat turun sebagai second striker kembali ke pos asalnya sebagai striker tunggal. Kemudian M Ridwan yang turun di paro babak kedua tampil di pos second striker.

Pertandingan babak kedua masih berjalan cukup sengit. Baik PSIS maupun Persibat sama-sama mampu menciptakan beberapa peluang manis meski akhirnya skor imbang 1-1 bertahan hingga wasit Hambali meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Asisten pelatih Persibat, Abdul Mungin, ditemui usai laga mengakui, timnya sempat demam panggung di babak pertama yang membuat tim berjuluk Banteng Alas Roban itu nyaris tidak memiliki peluang bagus.

“Mungkin anak-anak sedikit tertekan dengan nama besar PSIS, sehingga membuat kami demam pnggung dan tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik. Tentu hasil imbang di kandang adalah sebuah kerugian, kami harus bisa memaksimalkan laga kandang selanjutnya lawan PSMS, Jumat (29/9) mendatang,” kata Mungin.

Subangkit mengakui, pertandingan melawan Persibat kemarin adalah laga yang cukup berat bagi tim asuhannya. Persibat mampu melayani permainan Mahesa Jenar, sehingga kedua tim harus puas dengan hasil imbang 1-1.

“Persibat memainkan strategi pressing ketat, sehingga membuat permainan kami sulit berkembang. Tapi apapun, kami patut syukuri hasil ini, dan anak-anak sudah kerja keras sepanjang pertandingan,” kata Subangkit.

Setelah berhasil menahan imbang 1-1 Persibat, Haudi Abdillah dkk akan kembali melakoni laga tandang versus Persita Tangerang di Stadion Singaperbangsa Karaeang, Jumat (29/9) mendatang.

“Laga lawan Persita tentu juga menjadi laga penting bagi kami. Namun kami masih menunggu kondisi terakhir dua pemain yang tadi (kemarin) mengalami cedera, yakni M Yunus dan Erik Dwi. Kalau memang tidak bisa turun ya kami akan memaksimalkan pemain yang ada,” pungkas Subangkit. (bas/aro)