KAI Beri Bantuan Hukum Jurnalis Gratis

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG-Forum Wartawan Provinsi Jawa Tengah (FWPJT) menggandeng Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Tengah, terkait pendampingan hukum cuma-cuma (gratis) bagi awak media, apabila mengalami masalah pidana maupun kriminalisasi saat melakukan tugas dan fungsi sebagai jurnalis.

Memorandum Of Understanding (MoU) tersebut dilangsungkan sebelum acara diskusi terkait Undang-Undang (UU) ITE terhadap kebebasan Pers, dengan topic “Jebret Karet” di Hotel Quest, Semarang, Kamis (28/9).

MoU itu dilakukan oleh Ketua DPD KAI Jateng, John Richard Latuihamallo dengan Ketua FWPJT, Damar Sinuko, dengan disaksikan langsung oleh Sekda Pemprov Jateng Sri Puryono, Ketua Bidang Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat; Sasongko Tedjo, Direskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Lukas Akbar, Presiden Masyarakat Anti Hoax; Farid Zamroni, Korban Hoax, Kelana Sili.

Damar Sinuko menyampaikan, KAI akan mendampingi rekan-rekan jurnalis apabila terkena masalah hukum dengan adanya kerjasama tersebut, namun demikian dikatakannya, hanya fokus pada saat bertugas sebagai jurnalis, bukan di luar tugas kewartawanan.

“Kami menyambut baik dengan kerjasama ini. Harapannya kerja jurnalis bisa maksimal, apalagi dibantu secara cuma-cuma alias gratis,” kata Damar.

Sementara John Richard  Latuihamallo menyatakan, perlindungan insan pers perlu diberikan dan dilakukan secara maksimal, sehingga nantinya bisa memberikan informasi yang seimbang dan terpercaya kepada masyarakat. Kode etik jusnalis menjadi rambu-rambu bagi insan pers dalam menjalankan tugas-tugasnya. Menurutnya dari sudut perlindungan hukum, juga bisa dilihat pada UU Pers dan Dewan Pers

“Jadi dalam pelaksanaan peliputan pers, harus memberikan sumber informasi yang seimbang, apabila dalam liputan pelanggaran pidana antara pelaku dan korban, makanya antara informasi dan data dibuat seimbang,”ujarnya.

Ia menyampaikan, tidak semua orang bisa seenaknya menginformasikan data, karena nantinya apabila ada orang yang merasa dirugikan maka bisa melakukan langkah hukum. Untuk itu, pihaknya sebagai advokat akan bersama-sama mendampingi setiap jurnalis yang bertugas dan mengalami masalah, sehingga pihaknya berharap kode etik jurnalis harus dipahami setiap insan jurnalis.

“Bantuan hukum akan kami berikan penuh kepada anggota FWPJT maupun wartawan lain, sehingga pendampingan akan diberikan maskimal,”sebutnya.

Sementara itu, Sekda Jateng, Sri Puryono menyambut baik kerjasama KAI dengan FWPJT tersebut, pihaknya berharap awak media tetap bekerja sesuai kode etik jurnalis dan peraturan jurnalis lainnya. (jks/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -