Optimalisasi Layanan, Satlantas Luncurkan Samsat Siaga

1127

MAGELANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Magelang Kota mengoptimalisasi layanan pajak kendaraan kepada warga dengan program Samsat Siaga. Program tersebut diwujudkan dengan mobil keliling Samsat untuk memudahkan pemilik kendaraan bermotor membayar pajak tahunan.

Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo melalui Kasatlantas AKP Marwanto, Jumat (28/9) kemarin, menjelaskan, program Samsat Siaga diluncurkan untuk menghindari antrean panjang di Samsat Kota Magelang.

Sebab menurut Marwanto, rata-rata dalam sehari, ada 100 wajib pajak kendaraan membayar pajak di Samsat Kota Magelang yang berada di Jalan Jenderal Sudirman itu.

“Dengan Samsat Siaga, maka pengguna kendaraan tidak perlu mendatangi Samsat. Mereka cukup registrasi, bayar pajak, dan selesai. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa langsung diperbaharui,” kata Marwanto.

Marwanto mengatakan, pihaknya sudah memulainya sejak pekan kemarin dengan sosialisasi dan mendatangi objek-objek vital yang biasa menjadi pusat keramaian.

Namun demikian, menurut Marwanto, program tersebut masih tergolong sederhana. Samsat Siaga, tambah Marwanto, hanya mampu melayani perpanjangan STNK atau pajak tahunan meliputi semua tipe kendaraan.

“Untuk pajak lima tahunan karena harus cek fisik dan lain-lain maka harus datang ke Samsat. Meski baru saja dipraktikkan di lapangan, kami bersyukur karena antusiasme warga cukup tinggi,” jelas Marwanto.

Pelaksanaan program ini, menurut Marwanto, menggunakan satu unit mobil Samsat Siaga dengan komposisi personel dua anggota kepolisian dan dua anggota UPPD Kota Magelang. Setiap hari, tambah Marwanto, mobil Samsat Siaga akan berpindah tempat di setiap kecamatan secara bergiliran.

“Layanannya dibuka dari pagi sampai siang sekitar pukul 14.00. Sejauh ini antusiasme warga belum optimal, sekitar 10-20 orang saja. Untuk itu, kita senantiasa memberikan sosialisasi, barangkali ada warga yang belum paham,” tandas Marwanto.

Dia menambahkan, mekanisme Samsat Siaga nyaris sama dengan layanan Samsat Drive Thru yang sudah diterapkan sejak setahun lalu. “Syaratnya wajib pajak kendaraan membawa BPKB, e-KTP, dan STNK saja. Kurang dari lima menit, proses selesai dan STNK baru bisa diterbitkan setelah wajib pajak membayarnya,” urainya.

Pihaknya menargetkan peluncuran Samsat Siaga bisa mengurangi jumlah pembayar pajak kendaraan di Samsat Kota Magelang hingga 50 persen. Dengan memanfaatkan Samsat Drive Thru dan Samsat Siaga ini, diharapkan pelayanan perpanjangan pajak kendaraan bisa lebih efektif.

“Keramaian tidak terpusat di Samsat saja, sehingga antreannya juga tidak terlalu panjang. Harapannya masyarakat bisa lebih dimudahkan untuk mengurus perpanjangan kendaraan, karena tidak perlu lama-lama,” pungkas Marwanto (cr3/lis)