Pesan Ketertiban Melalui Wayang

827
TAMBAH SEMARAK: Duo Cinta menyanyikan tembang di sela pergelaran wayang kulit semalam suntuk di kompleks Aspol Gemoh Temanggung, akhir pekan lalu (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU).
TAMBAH SEMARAK: Duo Cinta menyanyikan tembang di sela pergelaran wayang kulit semalam suntuk di kompleks Aspol Gemoh Temanggung, akhir pekan lalu (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU).

TEMANGGUNG—Polres Temanggung menggelar pertunjukkan wayang kulit semalam suntuk untuk menyampaikan pesan pentingnya pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat. Dalang pergelaran kali ini Ki Bambang Wiji Nugroho dari Yogyakarta. Pergelaran wayang berlangsung di kompleks Asrama Polisi (Aspol) Gemoh, Temanggung, Jumat (29/9) malam.

Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo mengatakan, pergelaran wayang kulit untuk memperingati Tahun Baru Islam atau 1 Muharram 1439 Hijriyah.

“Ke depan akan terus kita gelar. Dengan pergelaran wayang kulit ini, kita ingin dekat dengan masyarakat, untuk media hiburan masyarakat, sekaligus nguri-nguri kabudayaan.”

Kata Maesa, melalui pementasan wayang, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas agar tercipta lingkungan yang kondusif. “Kita bisa belajar dari karakter tokoh-tokoh wayang ini. Yang positif bisa kita ambil hikmahnya, bisa diteladani untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.”

Lakon wayang berjudul ‘Pandowo Mbangun Projo’. Pesan khusus yang disampaikan lakon itu adalah, menyikapi berbagai dinamika yang tengah marak terjadi belakangan ini. Pesan-pesan moral yang disampaikan dalang di antaranya, menjauhi berita bohong (hoax), perang melawan narkoba, tepis aksi radikalisme, dan terorisme.

“Akhir-akhir ini banyak pihak yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan berita bohong (hoax), adu domba antara satu golongan (kelompok) dengan golongan yang lain, hingga penyebaran paham radikal melalui beragam jejaring medsos. Karena itu, kami minta masyarakat bisa lebih arif dan bijaksana dalam merespon informasi yang masuk,” kata Ki Bambang.

Pementasan wayang kulit juga dimeriahkan artis ibu kota. Di antaranya, Bemby, Peppy, Akbar (komika), dan Dua Cinta (artis ibu kota) serta Gareng (pelawak asal Salatiga). (san/isk)