Panwascam Mendadak Dites Urine

636
DITES URINE: Kepala BNNK Temanggung AKBP Renny Puspita saat memimpin pelaksanaan tes urine terhadap petugas Panwascam Temanggung, di kantor BNNK setempat, kemarin (WONG AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU).
DITES URINE: Kepala BNNK Temanggung AKBP Renny Puspita saat memimpin pelaksanaan tes urine terhadap petugas Panwascam Temanggung, di kantor BNNK setempat, kemarin (WONG AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU).

TEMANGGUNG—Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung melakukan tes urine terhadap 60 Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) terpilih. Tes urine berlangsung di kantor BNNK Temanggung, Selasa (3/9) kemarin. Kepala BNNK Temanggung AKBP Renny Puspita menuturkan, tes urine merupakan salah satu syarat bagi calon untuk mengikuti fit and proper test yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu. Kegiatan tersebut, lanjut Renny, juga bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di kalangan petugas Pemilu guna menghadapi Pilkada serentak pada 2018.

“Kita ingin memastikan semua anggota Panwaskab, Panwascam Pilkada terbebas dari narkotika. Di sinilah dilakukan pengecekan secara langsung melalui urinenya,” ujar Renny, di sela kegiatan tes urine berlangsung, kemarin. Mantan Kepala Seksi Udara Pemberantasan BNN Pusat itu menambahkan, tes urine bagi pengawas Pemilu, bentuk komitmen pihaknya dalam menyukseskan pelaksanaan program P4GN. Yakni, pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Temanggung.

Ketua Panwaskab Temangggung, Feri Baihaki menuturkan, jika hasilnya ada yang positif, maka langsung dicoret dan tidak diloloskan pada tahap selanjutnya. “Kita ingin petugas Panwascam terbebas dari narkoba. Jika tidak, tentu akan mengganggu kinerja pengawasan pelaksanaan Pilkada.” (san/isk)