Nova ES Pimpin Kejari Batang

797

BATANG–Mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banyumas, Nova Elida Saragih SH resmi diangkat menjadi pimpinan tertinggi di kantor Kejari Kabupaten Batang. Nova menggantikan Kajari Batang sebelumnya, Edi Ermawan SH MH yang diangkat sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus (Adpidsus) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Jika selama saya berdinas di Kejari Batang kurang lebih selama 1 tahun 5 bulan, mungkin ada hal-hal yang tidak berkenan pada diri bapak/ibu saya pribadi mohon maaf. Saya juga mohon izin untuk tugas baru,” ucap Edi saat acara malam pisah sambut Kajari Batang di Pendopo Pemkab Batang, Senin malam (9/10) kemarin.

Acara pisah sambut tersebut, dihadiri Bupati Batang Wihaji, Wakil Bupati (Wabup) Batang Suyono, dan Forkopimda, ketua MUI Kabupaten Batang dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daearah (OPD) di lingkungan Pemkab Batang, para camat se-Kabupaten Batang dan keluarga besar Kejari Batang.

Dalam kesempatan terpisah, Nova mengaku berharap bisa diterima dengan baik di Kabupaten Batang. Serta berharap bisa lama bertugas di Batang, tidak seperti di Banyumas yang hanya ditugaskan 2 bulan saja. Untuk itu, Nova berharap saat bertugas di Batang tidak hanya hitungan bulan, tahun minimal sama dengan Kajari sebelumnya. “Saat di Banyumas saya bertugas 2 bulan saja, belum kerja maksimal. Bahkan belum sempat membongkar koper, sekarang harus pindahan lagi ke sini,” kelakarnya.

Selama di Batang, dia berjanji akan bertugas dengan baik. Bahkan menyeru, tidak punya niat untuk menakut-nakuti seperti jaman dulu. Dan yang pasti akan menciptakan aparatur yang bersih. Selain itu siap untuk membantu kegiatan pembangunan di kabupaten Batang khususnya. “Tugas saya, bagaimana menciptakan pemerintahan yang baik sehingga tidak terjadi penyimpangan dan perbuatan melawan hukum,” kata Nova.

Bupati Batang Wihaji konfirmasi terpisah juga berharap semua pihak bisa taat pada aturan yang ada. Serta salah satunya melalui pencegahan dulu atau supervisi dulu, seperti halnya kepala desa agar tidak melanggar hukum dalam pemerintahannya.

“Saya sebagai bupati berharap kita memiliki semangat yang sama agar semua pelaksana teknis dalam program kegiatan yang dibiayai oleh APBD. Oleh karena itu, kita harus sama-sama menegakkan aturan berdasarkan undang-undang dan aturan lainnya,” seru bupati. (han/ida)