Jembatan Dibuka, Lalulintas Normal

517
NORMAL : Jembatan Wonokerto kemarin kembali dibuka dan arus lalulintas kembali normal (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
NORMAL : Jembatan Wonokerto kemarin kembali dibuka dan arus lalulintas kembali normal (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

DEMAK-Jembatan Wonokerto yang menjadi penghubung Jalan Raya Pantura Demak di wilayah Kecamatan Karangtengah, Kamis (12/10) kemarin, sudah mulai dibuka. Arus kendaraan berangsur normal kembali setelah hampir dua bulan mengalami kemacetan panjang.

Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan melalui Kabagops Kompol Sutomo mengatakan bahwa dengan dibukanya jembatan tersebut, maka tidak terjadi kemacetan lagi. “Kami melihat arus lalulintas sudah lancar seperti sediakala,” katanya.

Menurutnya, dari Demak ke Semarang atau sebaliknya tidak butuh waktu lama. Meski demikian, dalam waktu dekat jalan berlubang di dekat jembatan akan diratakan lagi. “Jalan sempat berlubang karena satu arus dilalui truk truk besar,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Demak asal Kecamatan Karangtengah, Sunari mengatakan, dalam perhitungannya, selama macet berlangsung dalam hampir dua bulan ini kerugian pengguna jalan sangat banyak. Jika dihitung, setidaknya setiap kendaraan rugi Rp 100 ribu untuk antre macet tersebut. Padahal, ada ribuan kendaraan yang lewat dikalikan selama hari hari macet tersebut. “Jadi, kalau dihitung, kerugian pengguna jalan mencapai miliaran,” katanya.

Anggota DPRD lainnya, Farodli mengatakan bahwa selama macet tersebut truk truk yang mengangkut logistik atau bahan makanan tentu mengalami keterlambatan. Karena itu, tidak hanya rugi BBM saja, namun juga rugi waktu dan kemungkinan bahan makanan membusuk. “Jadi, jika dihitung memang rugi besar bagi pengguna jalan. Bensinnya boros,” katanya. (hib/ida)