Sarankan Bank, Sampah Online

398

MAGELANG—Wali Kota Sigit Widyonindito meminta masyarakat untuk memegang komitmen menjaga kebersihan. Hal itu terkait tradisi perolehan Piala Adipura yang selama ini terus didapatkan oleh Kota Sejuta Bunga ini. Wali Kota Sigit menyampaikan hal itu  di Aula Adipura Kencana Kota Magelang, Jumat (13/10) kemarin. “Perolehan Piala Adipura sudah sering dipaparkan, tinggal komitmen kita untuk terus menjaga dan mempertahankan,” katanya.

Dikatakan, Kota Magelang sudah 11 kali mendapatkan Piala Adipura. Pada 2014 lalu, bahkan sukses membawa pulang Piala Adipura Kencana. “Perolehan piala ini bukan untuk gagah-gagahan, bukan buat pamer, tapi merupakan satu kebanggaan.” Karena itu, lanjut Wali Kota Sigit, “Menjadi tugas kita bersama untuk mempertahankan kontinuitas berkaitan dengan komitmen dan peran serta masyarakat di bidang kebersihan.”

Wali Kota Sigit mengimbau, baik dinilai maupun tidak, kebersihan Kota Magelang agar tetap dijaga. Sehingga daerah ini menjadi laik jual, laik pariwisata. Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup, R Sudirman menambahkan, warga Kota Magelang harus konsisten menjaga program di bidang kebersihan yang selama ini telah dibangun.

“Kota Magelang harus mendapatkan kembali Piala Adipura Kencana. Untuk itu, budaya warga Kota Magelang dalam bidang kebersihan harus terus dijaga dan ditingkatkan.  Tokoh masyarakat berperan penting dalam hal ini.”

Menurut Sudirman, pemerintah hanya bertugas untuk mengajak, mendorong, dan memfasilitasi. Tugas masyarakat untuk melaksanakan. Dia menyebut,  beberapa hal yang harus diwujudkan untuk bisa mendapatkan nilai tinggi, salah satunya merapikan TPA, membuat bank sampah online, memperbanyak TPS, dan lainnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang, Machbub Yani Arfian, mengatakan, ekspose penilaian I Adipura sebagai bahan evaluasi terhadap hasil penilaian yang telah dilakukan oleh panitia pusat. “Hasil penilaian kemarin kita jadikan bahan evaluasi, apa yang kurang, apa yang perlu dibenahi.”

Kota Magelang, sambung Machbub Yani Arfian, mendapatkan nilai 77,01 pada penilaian tahap pertama.  Untuk bisa mendapatkan penghargaan Adipura Kencana, Kota Magelang minimal harus memiliki satu inovasi tambahan dan masuk lima besar penilaian. “Untuk nilai sebenarnya kita sudah memenuhi, hanya kurang inovasi.” (*/isk)