Sarijem Mengaku Seperti Mimpi

Rumahnya Direhab Oleh Anggota TNI

493
TINJAU: Camat Kertek Bandrio meninjau proses pengerjaan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Pagerejo atas nama rumah Ny Sarijem (IST).
TINJAU: Camat Kertek Bandrio meninjau proses pengerjaan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Pagerejo atas nama rumah Ny Sarijem (IST).

WONOSOBO—Camat Kertek, Bandrio, kemarin, meninjau  proses pengerjaan rehab rumah  tidak layak huni (RTLH) di Desa Pagerejo. Ia  meninjau pembangunan RTLH atas nama Sarijem.   Rehab rumah tersebut, merupakan salah satu dari 6 rumah yang dipugar dalam rangka Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-100 di wilayah Kodim 0707/Wonosobo.  Peninjauan didampingi Komandan SKK, Kapten (Inf) Iwan Nafarin bersama perangkat desa.

Camat Kertek mengapresiasi hasil rehab. “Ini   bentuk gotong-royong yang sangat baik, sehingga pengerjaan rumah cepat selesai, mengingat waktu yang ada cuma satu bulan.” Satu hal, Camat Bandrio menyarankan kepada pemilik rumah Ny. Sarijem agar membuat jamban keluarga. Sebab, salah satu syarat rumah sehat adalah memiliki sanitasi yang baik. Yaitu, adanya jamban keluarga.

“Sebagus apapun rumah itu, kalau tidak memiliki jamban, maka belum dikatakan rumah.” Atas masukan itu, Sarijen berjanji akan membuat jamban. Ia mengucapan terima kasih  kepada TNI, karena telah merehab rumahnya.  Kini, rumah yang dihuni oleh 6 anak Sarijem sudah layak huni. Sarijem merupakan janda. Sehari – hari bekerja sebagai buruh tani.   “Saya seperti mimpi, karena  rumah ini sedang direhab oleh TNI.” (ali/isk)