PDAM Luncurkan Layanan Drive Thru

588
Ettu Laksmiwati (‎foto dok).
Ettu Laksmiwati (‎foto dok).

SEMARANG – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang, terus berinovasi meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Yang terbaru, perusahaan pelat merah tersebut mengeluarkan layanan Drive Thru. Dalam program itu, masyarakat yang akan membayar tagihan PDAM tidak perlu lagi mengantre di dalam ruangan.

Dirut PDAM Tirta Moedal Semarang, Etty Laksmiwati mengatakan, terobosan Drive Thru  ini untuk memudahkan pelanggan. Sebab selama ini, pelanggan banyak yang enggan antre saat melakukan pembayaran. “Melalui program ini diharapkan masyarakat yang sibuk kerjapun dapat membayar tagihan dengan mudah,” kata Etty disela perayaan HUT ke 106 PDAM Tirta Moedal, Minggu (15/10).

Berbagai inovasi tersebut lanjut Etty, digunakan dalam rangka pelayanan masyarakat. Apalagi saat ini, PDAM diharapkan bisa memberikan kontribusi kepada pendapatan daerah. “Target laba pada tahun ini sebesar Rp 21 miliar. Sampai saat ini sudah mencapai Rp 19 miliar, dan kami yakin akan memenuhi target itu,” tegasnya.

Etty menambahkan, tahun lalu PDAM mampu memberikan PAD sebesar Rp 9,4 miliar. “Tahun ini jumlah akan meningkat dan kami optimis,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta PDAM terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Saat ini usia PDAM sudah satu abad lebih, seharusnya di usia yang sangat luar biasa ini PDAM lebih dewasa dalam menghadapi tantangan dan hambatan dalam melayani masyarakat,” ujar wali kota.

Wali kota mengatakan rapor PDAM Kota Semarang dalam beberapa tahun terakhir ini sudah menunjukkan peningkatan.Dan tingkat kebocoran air dapat dikurangi, peningkatan pelanggan diperbanyak serta hutang yang mencapai Rp 400 miliar lebih berhasil dihapuskan.

“Untuk itu PDAM tidak ada kendala lagi soal keuangan. Inilah kenapa kami bangga karena pada 2016 lalu, PDAM Semarang untuk pertama kali mampu memberikan kontribusi bagi PAD Kota Semarang sebesar Rp 9,4 miliar,” tegasnya.

Meskipun sudah mendapat nilai yang bagus, namun wali kota meminta agar para jajaran PDAM terus memantau dan memperhatikan situasi di lapangan. Pasalnya sampai saat ini masih banyak keluhan dari masyarakat terkait pelayanan PDAM.

“Meskipun sudah baik, namun masih banyak keluhan dari masyarakat, mulai air keruh, air tidak mengalir atau gangguan lain. Untuk itu harus ditindak lanjuti dengan cepat agar keluhan menjadi minim,” imbuhnya. (hid/zal)