Lima Partai Baru Ikut Pilkada

471

SEMARANG – Pendaftaran partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang berlangsung cukup menegangkan. Sebab, Senin (16/10) kemarin, merupakan hari terakhir pendaftaran. Sejumlah partai besar ternyata belum bisa memenuhi berkas administrasi secara lengkap. KPU Kota Semarang masih memberi waktu hingga pukul 00.00, jika partai tersebut tidak bisa memenuhi persyaratan administrasi, maka partai tersebut terancam tidak bisa ikut menjadi peserta pemilu 2019.  Hal cukup menarik adalah adanya lima partai baru ikut mendaftar, yakni Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya, Partai Garuda dan Partai Indonesia Kerja (PIK). Meski beberapa partai baru tersebut belum memenuhi persyaratan administrasi.

“Hari ini (Senin) merupakan hari terakhir pendaftaran partai politik untuk masuk ke KPU Kota Semarang, sebagaimana Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang ada di KPU RI . Sampai hari ini yang sudah lengkap baru ada lima partai dan sudah diberikan tanda terima. Pertama adalah Partai Perindo, PSI, Partai Nasdem, Partai PKS dan Gerindra. Partai yang lain sedang kami tunggu untuk datang,” kata Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono, ditemui di kantornya Jalan Pemuda, kemarin.

Dikatakannya, ada beberapa partai yang konsultasi, rata-rata mereka menyatakan kesiapannya dan hanya menunggu konsolidasi di tingkat cabang/daerah di Kota Semarang. “Kami sudah menerima Partai Golkar, mudah-mudahan nanti segera selesai. Kami berharap di sisa waktu hingga pukul 00.00, semua partai harus sudah mendaftar di KPU Kota Semarang. Karena konsekuensinya kalau sampai lebih dari pukul 00.00, tidak datang atau tidak lengkap datanya dan tidak ada waktu perbaikan ya terpaksa ditolak. Kami tolak untuk ikut verifikasi di tingkat KPU Kota Semarang,” ujarnya.

Ada beberapa partai yang berkasnya dikembalikan, yakni PDIP, PPP, dan Partai Berkarya. Berkas partai-partai tersebut dikembalikan karena ada persyaratan yang belum lengkap. Sedangkan Partai Demokrat hanya konsultasi dan berkasnya dibawa pulang sendiri untuk dilengkapi. “Untuk tahun ini ada lima partai baru, yakni Perindo, PSI, Partai Berkarya, Partai Garuda dan Partai Indonesia Kerja. Beberapa sudah teridentifikasi dan sudah mendaftar. Yang sudah lengkap baru Perindo dan PSI,” terangnya.

Lebih lanjut, Henry, mengatakan, tahap ini sebagai syarat untuk mengikuti proses verifikasi administrasi maupun faktual. “Masing-masing partai politik, satu-satunya jalan mereka harus lolos di 75 kabupaten/kota. Kalau tidak lolos, maka bisa jadi partai itu tidak bisa ikut Pemilu di 2019,” katanya.

Ketua DPD II Partai Golkar Kota Semarang, Petit Widiatmoko, mengaku senang bahwa Partai Golkar telah diterima dan disetujui oleh KPU Kota Semarang.  “Kami sudah mendaftar siang ini (kemarin) di KPU Kota Semarang. Pendaftaran peserta Pemilu 2019 ini sudah dimulai sejak 2-16 Oktober 2017. Sudah sah tanpa ada catatan apapun, sehingga Golkar mendaftarkan hari ini. Sebelum ke sana, ada beberapa kegiatan, yakni khataman Alquran dan santunan anak yatim, karena kegiatan politik ini kami niati sebagai ibadah. Untuk kesahteraan masyarakat Kota Semarang pada khususnya, sehingga kami mencari ridho Allah untuk kejayaan, kemenangan, untuk Partai Golkar,” ujarnya.

Dia menargetkan, Golkar bisa mendapatkan suara 20 persen pada Pemilu 2019 mendatang. Sehingga ia berharap bisa mendapat sebanyak 10 kursi. (amu/aro)