3 Ribu Kendaraan Baru Masuk Demak Tiap Bulan

725
SAMSAT ONLINE : Bupati Demak HM Natsir bersama Kepala UPPD Retno Pantja Indah Wijani, Kapolres AKBP Sonny Irawan dan Kepala Dispenda/BPPD Jateng Ihwan Sudrajat meresmikan kantor Samsat Online Paten Jateng di Kecamatan Mijen, kemarin (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
SAMSAT ONLINE : Bupati Demak HM Natsir bersama Kepala UPPD Retno Pantja Indah Wijani, Kapolres AKBP Sonny Irawan dan Kepala Dispenda/BPPD Jateng Ihwan Sudrajat meresmikan kantor Samsat Online Paten Jateng di Kecamatan Mijen, kemarin (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

DEMAK-Kepemilikan kendaraan baru di wilayah Demak dari tahun ke tahun terus meningkat. Berdasarkan catatan Polres Demak, setidaknya ada 2.800 hingga 3 ribu kendaraan bermotor baru yang terdaftar di Samsat Demak. Karena itu, kendaraan yang beredar di Kota Wali semakin banyak.

Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan mengatakan bahwa banyaknya kendaraan baru tersebut satu sisi dapat menyumbang pendapatan pajak kendaraan bermotor. Namun, di sisi yang lain jalan raya makin padat.

Beruntung, kata dia, infrastruktur jalan makin bagus. “Bayangkan kendaraan baru mencapai 3 ribu perbulan, tentu makin padat kendaraan. Banyaknya kendaraan baru di Demak ini di antaranya karena banyak pekerja pabrikan dari luar daerah yang bertempat tinggal di Demak,” katanya di sela pembukaan Kantor Samsat Online Jateng Paten di Kecamatan Mijen, kemarin.

Menurutnya, penarikan pajak bermotor baik untuk kendaraan baru maupun lama dinilai telah banyak memberikan kontribusi bagi pemerintah. Kepala Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Demak, Retno Pantja Indah Wijani mengatakan, target pendapatan dari pajak kendaraan bermotor (PKB) mencapai Rp 81 miliar. Dalam perkembangannya, kini target tersebut sudah mencapai 82,43 persen. Sedangkan, tunggakan tercatat Rp 14 miliar dan sudah bisa ditagih Rp 7 miliar.

Karena itu, kata dia, dengan dibukanya kantor Samsat di Mijen, diharapkan mampu menambahkan pendapatan sektor pajak kendaraan bermotor di wilayah Demak dan sekitarnya. “Selain di Mijen, kami berencana membuka Samsat online Paten di Kecamatan Mranggen. Disana, setiap hari bisa melayani 200 pemilik kendaraan,” katanya.

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Provinsi Jateng, Ihwan Sudrajat menyampaikan, dengan launching Samsat Online Paten Jateng, diharapkan mampu meningkatkan pendapatan daerah lewat pajak kendaraan bermotor. “Daerah sekarang bisa memperoleh bagi hasil lebih tinggi dari sebelumnya, yakni sekitar 11 persen,” katanya.

Demak, kata dia, pendapatan pajak oleh Samsat masih pada posisi zona kuning. Karena itu, pihaknya mendorong supaya dapat meningkat menjadi zona hijau. “Kalau targetnya Rp 81 miliar, maka bisa mendapatkan bagi hasilnya Rp 810 juta. Lumayan,” katanya.

Menurutnya, untuk meningkatkan pendapatan tersebut, selain membuka layanan baru untuk mendekatkan masyarakat, juga terus melakukan penagihan dan razia kendaraan di jalan raya. “Kendaraan bermotor memberikan kontribusi besar untuk pajak daerah,” katanya.

Bupati Demak, HM Natsir mengatakan bahwa kontribusi pajak bermotor dapat membantu pembangunan daerah. “Karena itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Samsat Online di Kecamatan Mijen,” katanya. (hib/ida)