Luxio Tabrak Tangki Semen, 3 Tewas, 5 Luka

Diduga Akibat Sopir Mengantuk

608
RINGSEK BERAT: Bangkai mobil Daihatsu Luxio mengalami rusak parah setelah menabrak truk tangki bermuatan semen di Jalur Pantura Kendal, kemarin (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG).
RINGSEK BERAT: Bangkai mobil Daihatsu Luxio mengalami rusak parah setelah menabrak truk tangki bermuatan semen di Jalur Pantura Kendal, kemarin (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KENDALSebuah mobil Daihatsu Luxio menabrak truk tronton pengangkut semen di Jalur Pantura Kendal, tepatnya di Jalan Arteri Soekarno-Hatta, Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring. Kecelakaan terjadi diduga karena sopir mengantuk, Selasa (17/10) pagi. Kerasnya benturan mengakibatkan mobil rinsek parah. Selain itu, tiga penumpang mobil Luxio bernopol B 1965 EFZ tewas, serta lima lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Tiga korban tewas adalah Ade Rodrygo Maspaitella, 45, warga Depok, Jawa Barat; Wardiman, 48, warga Klaten, dan Sutinah, 60, warga Klaten. Sedangkan lima penumpang yang mengalami luka-luka, yakni Irwansyah Ariwibowo, 45 warga Depok Jawa Barat (pengemudi Daihatsu); Anang Susilo, 47, warga Bergas, Kabupaten Semarang, dan Puput Rahayu, 10, warga Klaten. Dua korban luka lainnya, Juminah, 54, warga Klaten, dan Arood Fuade, 24, warga Lampung.

“Dua penumpang tewas di lokasi kejadian, sedangkan satu korban tewas saat dilarikan ke rumah sakit,” kata Kasatlantas Polres Kendal, AKP Edi Sutrisno, kemarin.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kecelakaan itu bermula saat mobil Luxio yang dikemudikan Irwansyah Ariwibowo meluncur dengan kecepatan tinggi dari arah barat (Weleri) menuju timur (Kota Kendal). Saat sampai di lokasi kejadian, diduga pengemudi mengantuk, hingga hilang kendali. Mobil Luxio itu pun menabrak median jalan setinggi 40 sentimeter hingga terbang melompat ke lajur berlawanan. Nahas dari arah berlawanan meluncur truk tangki bermuatan semen bernopol W 9519 UZ yang dikemudikan Sutrisno, warga Malang.

Truk penangkut semen itu pun langsung berhenti, setelah melihat mobil oleng dan melewati median jalan. “Tapi, karena mobil Luxio melaju kencang dan jaraknya sangat dekat, tabrakan pun tak terhindarkan, hingga mengakibatkan mobil Luxio ringsek,” jelas Munawir, 42, warga sekitar.

Sutrisno, sopir truk tangki semen mengaku jika ia sudah melihat mobil Luxio tersebut oleng ke kanan dan menabrak median jalan. Ia kemudian menghentikan kendaraannya. “Tapi mobil melewati median jalan dan terguling serta menabrak bagian depan truk hingga terpelanting,” kata Sutrisno.

Petugas Satlantas Polres Kendal yang menerima laporan, langsung meluncur ke lokasi. Polisi dibantu warga mengevakuasi korban selamat maupun meninggal dunia. Proses evakuasi dipimpin Kasat Lantas AKP Edi Sutrisno. Korban meninggal dibawa ke RSUD dr Soewondo, sedangkan korban selamat dilarikan ke RS Baitul Hikmah. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, mobil melaju dari arah barat dan hilang kendali hingga keluar jalur.

“Dugaan sementara sopir Luxio mengantuk dan tidak bisa mengendalikan laju kendaraan, sehingga menabrak median jalan serta terguling dan menabrak truk semen. Tapi, kami masih mendalami musibah ini,” terangnya. (bud/aro)