Perketat Pengawasan LPJU Tenaga Surya

460

SEMARANG – DPRD meminta agar Dinas Perhubungan provinsi maupun kabupaten/kota melakukan pengawasan ketat di titik-titik lampu penerangan jalan umum (LPJU), terutama yang bertenaga surya.  Sebab, dalam beberapa kasus banyak terjadi pencurian LPJU karena lemahnya pengawasan. Kondisi itu jelas sangat merugikan, mengingat ketika lampu penerang jalan hilang akan menambah biaya.

Ketua Komisi D DPRD Jateng, Alwin Basri mengatakan, beberapa kasus dengan menggunakan instalasi tenaga surya justru dicuri. Selain perangkatnya mahal, pada aki juga rawan dicuri. Banyak pada mati semua dan setelah kami cek ternyata akinya seharga Rp 4 juta dan satu lampu kalau aki tenaga surya memakan biaya sekitar Rp 75 juta, sedangkan untuk yang saat ini Rp 45 juta. “Pengawasan harus diperketat, terutama di titik yang sepi agar tidak terjadi pencurian,” katanya.

Ada baik buruknya diantara kedua pilihan mengenai lampu bertenaga listrik melalui PLN serta lampu yang menggunakan solar cell. Jika memakai listrik tenaga surya hanya Rp 18 juta,  namun jika menggunakan solar cell harga mencapai sekitar Rp 75 juta per item.  Perawatan solar cell tentu juga lebih sulit dari segi perbaikan kerusakan juga dinilai mahal.

Anggota Komisi D DPRD Jateng, Benny Karnady mengatakan, sebetulnya DPRD Jateng lebih mendorong teknologi yang terbarukan seperti solar cell dalam fungsi penerangan jalan umum. Alasannya, pertama biaya perawatan tidak membebani APBD kabupaten.  Hanya saja ada beberapa kelemahan dengan menggunakan energi solar cell. “Untuk perawatan saja harus ada garansi baterai. Mengingat baterai merupakan sumber listrik, daya ketahanannya harus lebih lama. Serta masalah keamanan, karena rentan dicuri,” katanya.

Ia menambahkan, kalau menggunakan aliran listrik dari PLN, kelemahannya pada sisi penganggaran. Untuk membayar rekening listrik LPJU saja per tahun Rp 20 miliar. Kalau sampai lima tahun sudah Rp 100 miliar. Pihaknya mengaku lebih lebih cocok menggunakan energi solar cell. “Untuk faktor keamanan, harus bisa menyimpan baterai solar cell di tempat yang tak mudah dijangkau,” tambahnya. (fth/zal)