9.000 Blekutak dalam Sedekah Laut

1197
SEDEKAH LAUT : Gunungan 9.000 besek nasi megono dan blekutak goreng siap dibagikan pada masyarakat dalam Perayaan Sedekah Laut Pekalongan (NURUL PRATIDINA / JAWAPOS RADAR SEMARANG).
SEDEKAH LAUT : Gunungan 9.000 besek nasi megono dan blekutak goreng siap dibagikan pada masyarakat dalam Perayaan Sedekah Laut Pekalongan (NURUL PRATIDINA / JAWAPOS RADAR SEMARANG).

PEKALONGAN-Sebanyak 9.000 blekutak goreng dan nasi megono disajikan untuk masyarakat dalam rangkaian Sedekah Laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jambean, Pekalongan, Rabu (18/10) kemarin. Sajian ini berhasil memecahkan rekor MURI dengan tajuk Sajian Blekutak Goreng Terbanyak.

Ketua Komunitas Nelayan TPI Jambean, Imanudin mengungkapkan bahwa sedekah laut yang digelar rutin tiap tahun ini sebagai salah satu upaya merekatkan silaturahmi dan kebersamaan, baik antar anggota yang terdiri atas 400 nelayan maupun dengan warga lain di luar komunitas.

Acara dimulai dengan arak-arakan sesaji yang dibawa ke kapal. Setelah itu, puluhan kapal nelayan menuju ke laut untuk melakukan prosesi larung sesaji. Selain kegiatan utama tersebut, acara juga dimeriahkan dengan lomba dayung, wayangan serta pemecahan rekor MURI Sajian Blekutak yang didukung oleh Sampoerna Hijau.

“Nasi Megono dan Blekutak kami pilih karena merupakan produk kebudayaan kuliner khas Pekalongan. Jadi selain mengusung budaya kebersamaan, kami juga ingin populerkan kuliner khas,” ujarnya.

Direktur Zigma Communication selaku penyelenggara Sedekah Laut Pekalongan 2017, Deny Arifianto menambahkan bahwa sebagai salah satu wujud dari budaya komunal, sedekah laut sarat dengan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi elemen kunci dalam interaksi sosial masyarakat Indonesia. Kegiatan ini juga menarik minat masyarakat karena merupakan tradisi turun temurun yang dilakukan setiap tahun dan tentunya melibatkan peran serta dari banyak orang.

Oleh karena itu, pihaknya turut mendukung karena sebagai bentuk apresiasi terhadap nilai-nilai kebersamaan yang terkandung di balik berbagai bentuk perayaan komunal berbasis budaya dan tradisi.

“Melalui seluruh rangkaian perayaan sedekah laut dan pemecahan Rekor MURI ini, diharapkan semangat kebersamaan masyarakat Pekalongan dapat terus terjaga. Melalui perayaan ini pula seluruh masyarakat Pekalongan dapat membangun kebersamaan yang lebih berkualitas dan tidak terlupakan,” ujarnya. (dna/ida)