Jumlah Belum Ideal

665
BUKA WORKSHOP: Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo ketika membuka workshop peningkatan kapabilitas APIP dari 7 kabupaten kota di Jateng Selasa (17/10) (HUMAS PEMKAB WONOSOBO UNTUK JP RADAR KEDU).
BUKA WORKSHOP: Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo ketika membuka workshop peningkatan kapabilitas APIP dari 7 kabupaten kota di Jateng Selasa (17/10) (HUMAS PEMKAB WONOSOBO UNTUK JP RADAR KEDU).

WONOSOBO—Jumlah Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) di Wonosobo belum ideal. Di kabupaten ini, jumlah APIP level 2 baru  26 orang. Padahal, jumlah yang ideal untuk Kabupaten Wonosobo sebanyak 60 APIP.   Hal  itu disampaikan oleh Inspektur Kabupaten Wonosobo, Gatot Hermawan, saat membuka workshop peningkatan kapabilitas APIP selama 2 hari (17-18/10). Kegiatan digelar oleh Inspektorat  Wonosobo bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Jawa Tengah di Hotel Surya Asia. Workshop yang dibuka oleh Wakil Bupati Agus Subagiyo, diikuti 90 APIP dari 7 kabupaten kota di Jawa Tengah.

“Pemkab Wonosobo akan terus berusaha mendorong agar PNS yang berbasis akuntan bersedia  menjadi APIP, agar jumlah ideal dapat terpenuhi. Sehingga nantinya semua dapat terlayani secara baik dan maksimal.” Gatot menyampaikan, keberadaan APIP sangat penting dan strategis. Mulai sejak perencanaan anggaran, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban APBD, serta pemberian rekomendasi perbaikan pada setiap kebijakan yang telah maupun akan diimplementasikan. Gatot  menjelaskan, untuk mendukung kebijakan Presiden RI dalam rangka  meningkatkan kapabilitas APIP di seluruh Indonesia menjadi level 3 pada 2019, maka kapabilitas APIP harus terus ditingkatkan.

Wakil Bupati Wonosobo menyampaikan, pengawasan merupakan  salah satu fungsi manajemen yang ujungnya adalah kontroling. Peran pengawasan menjadi sangat penting, tidak sebatas mengakselerasi perubahan di pemerintahan.  “Tapi juga bertanggung jawab, agar penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.”   Karena itu,  pengawasan harus mampu menjalankan fungsi  yang baik dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan koordinasi serta pengawasan. (*/lis/isk)