Mulai Garap Potensi Wisata

688
GOTONG ROYONG : Warga Desa Rowosari gotong royong membangun jalan di Desa Rowosari untuk mendukung Desa Pariwisata yang akan segera dieksekusi (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
GOTONG ROYONG : Warga Desa Rowosari gotong royong membangun jalan di Desa Rowosari untuk mendukung Desa Pariwisata yang akan segera dieksekusi (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

TUNTANG – Desa Rowosari, Kecamatan Tuntang dorong maksimal pembangunan infrastruktur Desa. Pembangunan yang maksimal dinilai akan mendukung Desa Pariwisata yang sebentar lagi akan digarap Desa ini.

“Pembangunan yang sudah dilakukan diantaranya adalah pembangunan jembatan, jalan utama Desa dan jalan gang Desa,” ujar Anggivan Ikhsal, sekretaris Desa Rowosari kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Sekdes : Anggivan Ikhsal Z.P
Sekdes : Anggivan Ikhsal Z.P

Anggivan menjelaskan, pembangunan ini dimaksudkan agar ketika ada wisatawan datang, mereka tidak akan menghadapi kendala. Sehingga target untuk menarik sebanyak-banyaknya wisatawan dapat tercapai.”Kan enak kalau semua infrastruktur sudah jadi. Sehingga pembangunan jalan menuju Desa wisata yang akan kami garap menjadi sangat penting menurut kami,” kata dia.

Pemerintah Desa  memang sedang merencanakan untuk menggali potensi wisata yang ada di wilayah yang berbatasan langsung dengan rawa pening ini. Sebuah wisata air telah dikonsepkan dan siap dieksekusi tahun depan.

“Sudah kami konsepkan di wilayah Rowo Tegal. Di sana pemandangannya juga bagus. Rencananya akan melibatkan warga dalam hal pengelolaannya,” ujar Sekdes berumur 20 tahun tersebut.

Anggivan Ikhsal menambahkan akan ada Kafe sawah dengan berbagai hiburan seperti pemancingan dan lain sebagainya. Desa wisata ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Tentunya, dengan adanya Desa wisata warga akan digerakkan untuk bisa lebih kreatif menghasilkan karya yang bisa dijadikan buah tangan bagi para wisatawan.”Kami akan lakukan sosialisasi. Karena sudah pasti kalau sudah jadi, rumah warga harus disiapkan untuk menjadi homestay. Itu sumber pendapatan bagi warga,” kata dia. (cr4/bas)