Istri Tak Suka Variasi

611

­Tanya dr Andi:

Dok, istri saya orang yang membosankan, dalam hal hubungan intim ia sulit sekali untuk diajak coba gaya baru, sehingga rasanya begitu-begitu saja. Akhirnya saya jarang mengajaknya, tapi kemudian istri menyangka saya punya selingkuhan. Lalu setelah kami akan berhubungan, saya sulit mencapai ereksi. Jadi serba salah. Saya mohon solusinya dok. Ini menyangkut rumah tangga saya yang rumit. Terimakasih dr Andi.

(Pak G di Semarang)

Jawab dr Andi:

Ada pepatah mengatakan: “Women are made to be loved, not to be understood”  (Oscar Wilde). Artinya: wanita memang sulit untuk di mengerti (apa maunya), tapi cintailah dia.  Dalam berumah tangga memang tantangannya adalah bagaimana bisa mengetahui kemauan istri, walaupun wanita sering penuh misteri. Tidak usah kecil hati, bisa diusahakan.

Agar hubungan intim tidak menjadi suatu rutinitas yang tidak ada gregetnya, perlu diupayakan berbagai variasi: baik dalam posisi bercinta, lamanya berhubungan intim (kadang quickie, kadang santai/ berlama-lama), waktu (pagi, malam), pakaian yang digunakan (atau tidak digunakan sama sekali), tempat/suasana baru (kamar hotel/ruangan lain di rumah). Atau variasi lainnya, sesuai dengan imajinasi anda berdua. Tidak ada batasan.

Kesulitannya adalah seringkali pasangan kita yang tidak mau mencoba, dan merasa bahwa tidak usah neko-neko untuk mencoba variasi baru yang aneh-aneh. Sebetulnya tidak aneh-aneh, tapi itulah variasi yang menghilangkan kejenuhan dan kebosanan. Yang penting lagi adalah bagaimana mengajak pasangan untuk bisa menikmati segala variasi itu. Jangan sampai dengan berbagai variasi itu, kita dianggap memperbudak pasangan. jadi perlu ada kerja sama dan ketertarikan dengan macam-macam variasi itu. Itu suatu tantangan dan seni dari seorang suami sebagai kepala keluarga.

Bila ada masalah ereksi, tentu harus dipikirkan penyebab gangguan ereksi itu. Seringkali orang takut untuk mengakui kelemahannya dan tidak mau mencari akar masalahnya. Bila istri mau membantu dan mendukung agar suami bisa memperbaiki kualitas ereksi, semua problem ini akan menjadi lebih mudah diatasi. Seringkali istri tidak merasa bahwa ia bisa mendukung dan menjadi salah satu solusi. Istri yang mudah diajak berhubungan intim akan lebih dihargai suami. Karena seringkali suami merasa sulit mengajak, dan menyangka bahwa istri menolak karena tidak dipuaskan oleh suami. Hal ini sebetulnya bisa diatasi berdua dengan berkonsultasi juga dengan profesional di bidang seksologi.  (www.dokterAndi.com)

Kepustakaan:

Elliott S, Umberson D. The Performance of Desire: Gender and Sexual Negotiation in Long-Term Marriages. J Marriage Fam. 2008 May; 70(2): 391–406.