Begarlist 84 Persembahkan Caping untuk Indonesia

553
REUNI 84 : Alumni 84 SMAN 2 Kota Magelang bersepeda santai sambil mengenakan caping dalam reuni yang diadakan pada Sabtu (22/10) lalu (ISTIMEWA).
REUNI 84 : Alumni 84 SMAN 2 Kota Magelang bersepeda santai sambil mengenakan caping dalam reuni yang diadakan pada Sabtu (22/10) lalu (ISTIMEWA).

MAGELANG –Hari Ulang Tahun ke-38 SMA Negeri 2 Kota Magelang yang jatuh pada 22 Oktober lalu, dimanfaatkan oleh angkatan 84 untuk menggelar reuni. Tidak kurang dari 200 alumni, hadir pada reuni yang dimeriahkan berbagai kegiatan. Di antaranya, sepeda santai, talk show, sumbang darah, renovasi 25 toilet, dan tamanisasi sekolah. Juga kegiatan kesenian yang dipersembahkan oleh siswa-siswi SMAN 2 Kota Magelang. Ajang temu kangen ini berlangsung hangat, kental, dalam suasana kekeluargaan.

Reuni Akbar Bergarlist 84 persembahan SMA 2, bertujuan membuka wawasan wisata bagi masyarakat Magelang dan kesadaraan akan penghargaan hasil karya anak bangsa yang bernilai filosofi tinggi; serta berkontribusi bagi kemajuan Magelang.

Edi, salah seorang guru yang pernah mengajar para alumni ini, masih ingat betul satu per satu muridnya serta kebiasaan yang pernah dilakukan. ”Sekarang kalian sudah menjadi orang. Saya minta maaf kalau dulu pernah ada yang kena jewer dan kalau ada yang mau balas, sekarang silakan maju,” kelakarnya ketika memberikan kesan pesan yang disambut tepuk tangan para alumni Begarlist alias Belakang Gardu Listrik. Begarlist sebutan alumni SMAN 2 Kota Magelang, karena posisi sekolah mereka yang berada di belakang gardu listrik.

Ada yang menarik dari kegiatan sepeda santai ini. Peserta mengenakan caping atau topi dari anyaman bambu berbentuk kerucut, yang biasa dipakai petani ke sawah.

“Caping dipilih sebagai atribut, karena secara harfiah caping menggambarkan kehidupan manusia di mana yang paling tinggi adalah Maha Pencipta,” terang Wakil Panitia Reuni Begarlist 84, Hermanu dari Jogjakarta. Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan Caping Persembahan SMAN 2 Kota Magelang untuk Indonesia. Hal ini dilakukan agar caping yang asli milik Indonesia tidak diklaim oleh negara lain.

Jarak tempuh kurang lebih 5 km, terasa indah karena peserta sepeda santai mengunjungi tempat-tempat bersejarah (heritage) di Kota Magelang. Seperti Rindam, Plengkung, Gereja Santo Ignatius, Bakorwil, Masjid Agung Magelang , RST Magelang dan Water Torn Alun-Alun.

Riko, salah satu alumnus Begarlist 84 berharap pada tahun yang akan datang, alumnus yang hadir semakin banyak. Kegiatan talk show menghadirkan narasumber Wali Kota Magelang Ir Sigit Widyonindito MT, Camat Sapuran Wonosobo, H. Agus Surya Brata SH, M.Si; Kolonel Agus Hendriyadi SE, Kasubdis Garbia Disku Angkatan Udara dan Kabid Kesmas Pemkab Magelang Drs Amman, M.Kes; serta Ir Muh Sumedi MM, M.Tan, owner Tectona Group Kaltim. Selain Sigit, semuanya alumni 84. Acara bertambah gayeng ketika dialog interaktif antara alumni dengan narasumber talk show. (ima/sct)