Selipkan Joke saat Dakwah

759
Untung Widyanto (Ahsan fauzi/radar kedu).
Untung Widyanto (Ahsan fauzi/radar kedu).

Aktivitas berdakwah tak ditinggalkan Serma Untung Widyanto di sela kegiatannya sebagai anggota Koramil 10/Selomerto Kodim 0707/Wonosobo. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Gunung Tawang Selomerto ini seringkali menyelipkan pesan-pesan keagamaan ketika bertemu dengan masyarakat.

“Di saat saya menjalankan tugas sebagai anggota TNI, sekaligus melakukan aktifitas dakwah,” katanya, Selasa (24/10).

Tentara yang tinggal di Perum Srimpi Baru RT 01 RW 06 No 65 Temanggung ini, tidak hanya melakukan aktifitas dakwah di Selomerto saja. Ia kerap menerima undangan untuk mengisi ceramah, baik di instansi pemerintah, lembaga swasta, masjid, majelis taklim dan warga di Wonosobo, Temanggung dan  kota lainnya.

“Permintaan tidak hanya di wilayah Wonosobo saja, tapi juga di desa-desa di Temanggung, Magelang, Purworejo, bahkan di Kota/Kabupaten di luar eks Karesidenan Kedu. Untuk luar kota, biasanya saya kasih jadwal malam atau akhir pekan,” ucapnya.

Cucu dari almarhum KH Hasan Asy’ari Mangli Magelang atau yang terkenal dengan sebutan Mbah Mangli itu mengaku, melakukan aktivitas dakwah sejak 1994 atau dua tahun sejak menjadi tentara. Ia masuk pendidikan Secata Gombong pada 1992.

“Selama ini saya banyak diminta ngisi acara di peringtan hari besar Islam (PHBI), seperti acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, peringatan Isra Mikraj, halal bihalal, acara haul dan pengajian lainnya,” ungkapnya.

Suami Asih Moeryanti ini mengaku, sebagian besar desa dan kecamatan di Kabupaten Wonosobo dan Temanggung telah dikunjunginya. “Dalam berdakwah saya menyesuaikan mad’u (audien) supaya pesan dakwah bisa diterima. Selain itu,  saya sisipi joke-joke atau lelucon, juga saya kasih syair-syair dan salawatan dengan diringi musik atau rebana,” jelas putra pertama pasangan almarhum Letda CPM M Rumidi dan Yatinah itu. (san/ton)