Terbukti Konsumsi Narkoba Dipecat

678
TES URINE : Ratusan anggota Kodam IV Diponegoro dites urine oleh Tim Terpadu dari Spamad di sela acara sosialisasi P4GN TNI AD di Aula Makodam IV/Diponegoro, Selasa (24/10) kemarin (IST).
TES URINE : Ratusan anggota Kodam IV Diponegoro dites urine oleh Tim Terpadu dari Spamad di sela acara sosialisasi P4GN TNI AD di Aula Makodam IV/Diponegoro, Selasa (24/10) kemarin (IST).

SEMARANG-Ratusan anggota Kodam IV Diponegoro menjalani tes urine oleh Tim Terpadu dari Spamad, yang terdiri atas anggota Spamad, Puspomad, Puskesad, dan Ditkumad. Tes urine tersebut dilakukan di sela acara sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Pengedaran Gelap Narkoba (P4GN) TNI AD di Aula Makodam IV/Diponegoro dan uji petik penyalahgunaan narkoba, Selasa (24/10) kemarin.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman melalui Kasdam Brigjen TNI MS Fadhilah menyatakan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan sangat serius. Presiden RI Joko Widodo pun menyatakan Indonesia Darurat Narkoba dan Perang Terhadap Narkoba.

“Kejahatan narkoba merupakan kejahatan lintas negara (transnasional crime), kejahatan terorganisir (organized crime) dan kejahatan serius (serious crime) yang dapat menimpa segenap lapisan masyarakat, serta dapat menimbulkan kerugian besar dan menghancurkan terutama dari segi kesehatan, sosial, hukum dan keamanan,” tegasnya.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Normantyo juga sudah berkomitmen bahwa seluruh prajurit TNI tidak boleh terlibat masalah narkoba. Apabila kedapatan, sanksinya pemecatan.

“Kodam IV/Diponegoro terus berupaya melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba dan melakukan pengawasan serta menindak tegas apabila ada prajurit dan ASN Kodam IV/Diponegoro terlibat penyalahgunaan narkoba. Sanksinya dipecat,” tandasnya.

Asisten Pengamanan Kasad Mayjen TNI Ilyas Alamsyah melalui Waaspam Kasad Brigjen TNI Makmur Umam SAP MM menyampaikan bahwa narkoba sudah menjamur dari kalangan anak-anak sampai orang tua. Penyebarannya dengan berbagai jalan ditempuh, termasuk ke sekolah-sekolah. Tidak terlepas para prajurit, istri dan anak-anak prajurit juga menjadi sasaran dan incaran para pengedar narkoba. “Oleh karena itu kita harus lebih waspada dan mengantisipasinya,” tandasnya.

Agar prajurit dan ASN TNI AD terhindar dari penyalahgunaan narkoba, Aspam  memberikan penekanan, bahwa para prajurit dan ASN harus dapat memelihara dan meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai wujud nyata dari Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Panca Prastya Korpri. (hid/zal)