Hari Minggu Waktunya Berkebun

756
MISI SOSIAL : Agus Suryo Winarto membagikan jamban gratis kepada warga yang membutuhkan (istimewa).
MISI SOSIAL : Agus Suryo Winarto membagikan jamban gratis kepada warga yang membutuhkan (istimewa).

Dengan padatnya aktivitas, Jawa Pos Radar Semarang tergelitik untuk mengetahui bagaimana Agus membagi waktu antara kegiatan sosial, pekerjaan dan keluarganya. Pria ramah ini mengaku mengkhususkan hari Minggu untuk berada di rumah. Yaitu untuk berkumpul dengan keluarga dan berkebun.

“Waktunya hanya Minggu, dirumah saja merawat 50 pohon sama kumpul dengan anak-anak,” kata jawara Menpora Cup tahun 1997 itu. Agus Winarto bisa dibilang sedang menuai hasil dari kerja kerasnya sebagai atlet maupun pengusaha. Pekerjaan dari yang paling bawah sebagai tukang las, pemungut bola tenis, kontraktor listrik, pengusaha konstruksi hingga sebagai Ketua PABBSI Jateng ia lakoni dengan dukungan dari keluarganya.

Istrinya, Liliana memiliki peran yang penting untuk mendidik dan merawat dirinya serta ketiga putra-putrinya. Sebab, kesibukanya membuat Agus menjadi jarang berada di rumah dan menghabiskan waktu dengan anak-anaknya. “Ya gimana, Senin sampai Sabtu full kerja, sampai rumah diatas jam 22.00. Minggu itu sudah tidak bisa diganggu gugat lagi, untuk mereka (keluarga),” terangnya.

Meski berprestasi sebagai atlet, Agus mengaku ketiga anaknya tidak ada yang mengikuti jejaknya. Hal itupun tidak menjadi masalah baginya. Bahkan, ia membebaskan anaknya untuk menentukan apa yang ingin mereka jalani. “Sebagai orangtua biasanya mendukung, dan mendoakan. Saya tidak pernah menuntut anak saya ikut jadi atlet, biar saja mengalir,” ungkapnya.

Bahkan Agus bersyukur, meski terlahir dalam keadaan tidak sama dengan apa yang dialami ayahnya,, bahkan lebih baik. Ketiga anaknya tidak menunjukkan sikap manja dan tetap sederhana.

Sebagai mantan atlet,sampai saat ini ia masih menjaga bentuk tubuhnya. Cara yang dilakukannya adalah dengan berkebun. Di rumahnya, ia memiliki sedikitnya 50 pohon yang dirawatnya secara organik. Hal itu menjadi pelepas penat dari padatnya jadwal kerja selama seminggu.

“Setiap minggu, dirumah sama istri dan anak-anak menikmati buah dari pohon-pohon yang saya tanam dan rawat. Mulai dari durian, anggur Brasil sampai rambutan. Olahraga juga pasti, tapi kan nggak seperti dulu ritmenya,” pungkasnya. (tsa/ric)