KBIH Babussalam NU Miliki Gedung Baru

794
PERESMIAN: Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jateng Sholikhin memotong pita sebagai tanda peresmian gedung pertemuan KBIH Babussalam NU Temanggung (Ahsan fauzi/radar kedu).
PERESMIAN: Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jateng Sholikhin memotong pita sebagai tanda peresmian gedung pertemuan KBIH Babussalam NU Temanggung (Ahsan fauzi/radar kedu).

TEMANGGUNG- Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Babussalam NU Temanggung kini memiliki gedung baru. Gedung pertemuan yang berada di komplek kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Temanggung diresmikan oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Tengah Sholikhin, Minggu (29/10).

Turut mendampingi peresmian kemarin, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Temanggung Saefudin, Rois Syuriah PCNU Temanggung KH Yacub Mubarok, Ketua Tanfidziah PCNU Temanggung KH Muhammad Furqon (Gus Furqon), Ketua KBIH Babussalam NU Temanggung KH Tajuddin Noor beserta Sekretaris H Rochmadi.

Tajuddin menuturkan, pengurus periode ketiga masa bhakti 2014-2019 di bawah kepemimpinannya telah menyusun program rencana strategis lima tahun. Pada tahun pertama, 2015 membeli tanah seluas ± 4.500 m2. Di tahun 2016 membangun miniatur Kahbah, lintasan sai, jamarot dan jalan masuk lokasi. Selanjutnya, untuk rencana kerja tahun ketiga (2017) pembangunan gedung pertemuan dan perkantoran yang dapat menampung ± 500 jamaah. Untuk tahun keempat (2018) pengadaan perlengkapan gedung pertemuan dan kantor sekretariat KBIH Babusssalam NU Temanggung. Adapun untuk program tahun kelima (2019), pembangunan halaman parkir lingkungan kantor dan gedung pertemuan. “Rencana strategis lima tahun (2014-2019) seluruh kegiatannya telah direalisasikan di tahun ketiga (2017), dua tahun lebih cepat dari rencana strategis semula. Insya Allah dua tahun ke depan di sisa akhir masa bakti 2019 akan dilaksanakan pembangunan jalan masuk dan gapura dari jalan raya,” ucapnya.

Rochmadi menambahkan, dengan dibangunnya gedung baru beserta perangkatnya, diharapkan KBIH Babussalam bisa menjadi tempat bimbingan manasik haji dalam satu kawasan yang terpadu. “Pembangunan ini bisa terwujud, tidak lepas partisipasi (infaq dan sedekah) dari para jamaah semuanya, baik jamaah yang sudah melaksanakan haji dan calon jamaah haji berangkat tahun depan,” ucapnya.

Yacub Mubarok berharap, dengan adanya gedung baru itu, para pengurus dan pembimbing bisa melayani jamaah sebaik-baiknya. “Pengurus dan pembimbing tidak hanya memberi contoh, tapi juga bisa menjadi contoh untuk jamaah,” pintanya.

Sementara itu, Sholikhin menuturkan, keberadaan KBIH sangat penting. KBIH bisa berperan membimbing jamaah haji, mulai dari tanah air hingga di tanah suci (Makkah dan Madinah). (san/ton)