Sebanyak 723 Siswa Ikuti Final KNSP

1421
Ratusan siswa dari tingkat SMA/SMK sederajat seluruh Indonesia nampak berkonsentrasi menjadi yang terbaik dalam ajang Grand Final Kompetisi Nasional Smart Primagama (KNSP), kemarin (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG).
Ratusan siswa dari tingkat SMA/SMK sederajat seluruh Indonesia nampak berkonsentrasi menjadi yang terbaik dalam ajang Grand Final Kompetisi Nasional Smart Primagama (KNSP), kemarin (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Sebanyak 723 siswa SMA/MA/SMK se-Indonesia berjuang menjadi yang terbaik dalam Grand Final Kompetisi Nasional Smart Primagama (KNSP) di gedung Astina Hall, UTC Jalan Kelut Raya Sampangan Semarang, Minggu (29/10) siang kemarin. Sebelumnya para peserta berhsil mengalahkan sekitar 42.000 siswa lain di babak penyisihan, dan sekitar 8.000 siswa di babak semifinal.

Ketua panitia KNSP, Budi Santoso mengatakan jika ajang tersebut adalah sebuah kompetisi yang digelar bimbingan belajar Primagama secara nasional, setiap kantor cabang harus mengirimkan perwakilan guna diseleksi hingga mencapai babak grand final. Kompetisi ini digelar setiap tahun sejak 2008 dengan tujuan menjaring siswa binaan Primagama yang berprestasi. “ Program ini adalah sebuah bentuk kepedulian Primagama terhadap pendidikan, dengan kompetisi seperti ini para siswa bisa terus mengasah kwalitas yang dimiliki,” katanya kemarin.

Dalam kompetisi tersebut, lanjut dia dibagi menjadi dua kategori yaitu IPA dan IPS. Untuk materi pelajaran yang diujikan di final yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, Biologi dan Tes Potensi Akademik untuk kategori IPA.Sedangkan kategori IPS meliputi Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Geografi, Ekonomi, Sosiologi dan Tes Potensi Akademik. “ Selain mendapatkan hadiah uang tunai, pemenang juga mendapatkan sertifikat yang bisa digunakan mendapatkan point tambah untuk mendaftar ke perguruan tinggi melalui seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) di seluruh Indonesia,” terangnya.

Terpisah. Direktur Primagama, Antonius Rahardjo menerangkan jika KNSP adalah sebuah event yang diakui Pemerintah, sehingga ertifikat yang diperoleh peserta dalam kompetisi ini bisa menjadi nilai tambah dalam mendaftar di PTN melalui jalur seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). “Sertifikat pemenang dari KNSP ini bisa memberi nilai tambah saat mendaftar PTN melalui jalur tanpa tes atau pakai raport,”tambahnya.

Ia menjelaskan, dengan mengikuti bimbingan belajar, bisa digunakan siswa untuk menghadi tes ujian nasional (UN) ataupun ujian masuk di perguruan tinggi negeri (PTN) pasalnya proses belajar dan materi soal yang diajarkan dibuat kurang lebih sama dengan soal saat tes masuk PTN. “Bahkan ada soal yang dibuat lebih sulit, tujuannya agar mereka bisa belajar lebih baik dan bisa lolos masuk PTN,” jelasnya.

Diharapkan, lewat cara ini, banyak siswa binaan Primagama yang masuk ke PTN. Pada periode 2016/2017, siswa Primagama yang diterima PTN mencapai lebih dari 2.000 siswa. Jumlah tersebut naik 40 persen dibanding periode sebelumnya.(den)