PAC Tolak Kepemimpinan Lafran Panca

712

BATANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Batang memanas. Pengurus ranting mengeluarkan mosi tidak percaya terhadap Ketua DPC Lafran Panca Putranto.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Bambang Wuryanto, pun turun tangan untuk mendinginkan suasana tersebut.

“Kami minta PAC (Pengurus Anak Cabang) PDI Perjuangan Batang tidak ribut karena kita masih saudara,” kata Bambang Wuryanto saat kegiatan Silaturahmi Poltik ‘Dikau Bertanya DPD Partai Menjawab’ di Kantor DPC PDI Perjuangan Batang, Senin (30/10).

Terkait adanya perbedaan pendapat di tubuh PDI Perjuangan Batang, kata pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini, bahwa perbedaan pendapat pada sebuah organisasi atau politik merupakan hal yang wajar. Akan tetapi perbedaan itu jangan sampai menimbulkan konflik maupun perpecahan.

“Adanya masalah ini, seharusnya semua pihak paham bahwa ada peraturan yang harus ditati. Artinya pergantiaan (Ketua DPC) harus menunggu lima tahun sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Dirinya juga mengakui bahwa dalam menghadapi Pemilihan Gubernur 2018, sebagian besar kondisi DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota se-Jateng relatif tenang. Hanya satu yang terjadi konflik yaitu DPC Kabupaten Batang. Untuk itu, pihaknya akan berikan pengawasan khusus untuk Batang.

Terpisah, Ketua PAC Kecamatan Blado, Didik mengatakan sebagian besar PAC masih sepakat menolak kepemimpinan Ketua DPC Batang Lafran Panca Putra, karena sudah dinilai kader merugikan partai berlambang moncong putih tersebut.

Sebagian besar PAC, sebut Didik, sebenarnya ingin bertemu dengan Pimpinan DPD PDI Perjuangan Jateng dan ikut pada kegiatan silaturahmi politik itu. Akan tetapi karena masih kekerasan menolak Lafran mereka menolak masuk.

“Hingga kini semua PAC tidak mau masuk ke ruangan kantor DPC, karena Lafran masih berada di dalam ruangan pertemuan,”serunya.

Menurutnya mewakili seluruh PAC, selama Ketua DPC masih dijabat Lafran maka kader maupun PAC tidak akan masuk ke ruangan pertemuan untuk ikut kegiatan apapun. Sampai ada keputusan pergantian maupun ditunjuk pengganti sementara dari pusat atau DPD. (han/zal)