35 Kontingen Bersaing

769
KEJUARAN PERTAMA : Kodam IV/Diponegoro menyelenggarakan Kejuaraan Provinsi Yong Moodo Jawa Tengah 2017 di GOR Patriot Kompleks Makodam, Jumat (8/12) kemarin. (ISTIMEWA)
KEJUARAN PERTAMA : Kodam IV/Diponegoro menyelenggarakan Kejuaraan Provinsi Yong Moodo Jawa Tengah 2017 di GOR Patriot Kompleks Makodam, Jumat (8/12) kemarin. (ISTIMEWA)

SEMARANG-Kodam IV/Diponegoro kembali menyelenggarakan Kejuaraan Provinsi Yong Moodo Jawa Tengah 2017 di GOR Patriot Kompleks Makodam, Jumat (8/12) kemarin. Kejuaraan tersebut selain untuk menyiapkan kaderisasi atlet Bela Diri Yong Moodo, juga menumbuhkembangkan jiwa dan semangat juang. Beladiri Yong Moodo adalah beladiri yang berasal dari Korea dan memiliki perpaduan dari beberapa beladiri yaitu Judo, Taekwondo, Apkido, Sirum dan Hon Si Sul.

Kejurprov Yong Moodo yang akan berlangsung hingga tiga hari ini, diikuti oleh 35 kontingen dari Pengkab/Pengkot. Dengan mempertandingkan 8 kelas perorangan putra, mulai kelas 60 kg sampai dengan kelas lebih dari 90 kg, dan 4 kelas perorangan putri mulai kelas 55 kg sampai dengan kelas lebih dari 65 kg.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto SSos, MSi melalui amanatnya yang dibacakan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bhakti Agus Fajari SIP, MSi menyampaikan, bahwa kejuaraan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Juang Kartika 2017 dan merupakan Kejuaraan Provinsi pertama kali. Dengan kegiatan ini, akan tercipta iklim kompetisi yang sehat di antara para atlet, sehingga dapat memacu motivasi dan semangat untuk terus berprestasi, serta menumbuhkan jiwa sportivitas yang tangguh dan pantang menyerah. “Bertandinglah secara sportif, jujur dan ksatria serta hindari terjadinya hal-hal yang dapat merusak kehormatan diri dan citra serta nama lembaga,” kata Pangdam dalam pembukaan kejuaraan Yong Moodo yang dihadiri oleh para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro.

Pangdam selaku Ketua Umum Pengurus Federasi Yong Moodo Indonesia Provinsi Jawa Tengah juga mengingatkan bahwa olah raga beladiri Yong Moodo ini sangat keras dan penuh dengan tantangan, sehingga harus memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan. “Kegiatan ini sebagai bagian dari kaderisasi atlet Bela Diri Yong Moodo yang diproyeksikan menjadi atlet yang mampu berprestasi  pada Porprov tahun 2018 maupun event berskala nasional dan internasional,” katanya. (hid/ida)