53 Bacabup – Bacawabup Ikut Fit and Proper Test

549
JALANI TES : Petahana Bupati Magelang, Zaenal Arifin (kiri) sedang menjalani fit and proper test sebagai bakal calon bupati di Panti Marhaen, kantor DPD PDI Perjuangan Jateng, kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JALANI TES : Petahana Bupati Magelang, Zaenal Arifin (kiri) sedang menjalani fit and proper test sebagai bakal calon bupati di Panti Marhaen, kantor DPD PDI Perjuangan Jateng, kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – DPD PDI Perjuangan Jateng menggelar fit and proper test untuk menjaring bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) Pilkada serentak 7 daerah, 2018 mendatang. Terhitung ada 53 peserta yang menjalani tes di Panti Marhaen, kantor DPD PDI Perjuangan Jateng, Senin (11/12).

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng, Bambang Kusriyanto menjelaskan, dari 53 peserta yang dites, tidak semua merupakan kader. Ada 7 peserta non kader yang mendaftar dan lolos hingga tahap penjaringan fit and proper test ini.

Dijelaskan, peserta dari Kabupaten Banyumas yang paling banyak. Yakni 13 peserta. “Petahana ikut maju. Bupati dan wakil bupati (Ahmad Husein dan Budhi Setiawan) sama-sama mendaftar sebagai calon bupati. Bukan sebagai pasangan lagi,” terangnya.

Selain Ahmad Husein dan Budhi Setiawan, ada 2 petahana lain. Yakni Bupati Magelang Zaenal Arifin dan Bupati Temanggung Bambang Sukarno. Sementara petahana Bupati Kudus, Musthofa tidak bisa mendaftar lagi karena sudah memimpin selama dua periode.

Kursi calon Bupati Kudus kini diincar dua figur pejabat di Kota Kretek itu. Yakni Sekda Kudus Noor Yasin dan Ketua DPRD Kudus Masan. “Baik petahana atau tidak, tes yang kami berikan tetap sama. Tidak ada bedanya. Semua harus ikut proses yang berlaku,” tegas pria yang akrab disapa Bambang Kribo ini.

Bambang menjelaskan, fit and proper test hanya dilakukan satu hari. Hasilnya, akan langsung dikirimkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan di Jakarta. “Prosesnya ini nanti hasilnya dikirim ke DPP, yang memutuskan di sana. Termasuk kapan pengumuman rekomendasi,” tuturnya.

Untuk diketahui, tahun depan Jateng akan menggelar Pilkada Serentak di 7 wilayah yaitu Kabupaten Banyumas, Temanggung, Kudus, Karanganyar, Tegal, Magelang, dan Kota Tegal. Selain itu ada juga pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng. (amh/ric)