Gelar Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis

1317
OPERASI GRATIS : Ir Endang Karsono, Ketua Yayasan Permata Sari di sela acara Bhakti Sosial Operasi Gratis Sumbing Bibir dan Langit-Langit bekerja sama dengan Rotary Club Semarang Bojong, Djarum Foundation, GOW Demak, dan RSI NU Demak, Sabtu (9/12) kemarin. (ISTIMEWA)
OPERASI GRATIS : Ir Endang Karsono, Ketua Yayasan Permata Sari di sela acara Bhakti Sosial Operasi Gratis Sumbing Bibir dan Langit-Langit bekerja sama dengan Rotary Club Semarang Bojong, Djarum Foundation, GOW Demak, dan RSI NU Demak, Sabtu (9/12) kemarin. (ISTIMEWA)

DEMAK-Dalam rangka Hari Ibu sekaligus membantu pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, Yayasan Permata Sari bekerja sama dengan Rotary Club Semarang Bojong, Djarum Foundation, RSI NU dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Demak, mengadakan Bakti Sosial Operasi Gratis Sumbing Bibir dan Langit-Langit di RSI NU Demak. Pasien datang Jumat (8/12) untuk screening dan yang lolos screening dioperasi Sabtu (9/12).

Menurut Ir Endang Karsono, Ketua Yayasan Permata Sari, jumlah pendaftar 23 orang. Setelah dilakukan screening yang lolos hanya 17 orang. Sedangkan yang tidak lolos, disebabkan 1 anak menderita penyakit paru-paru, 2 anak kekurangan berat badan, 1 anak diare, 1 anak kekurangan hemoglobin (HB) dan 1 anak belum cukup umur baru 45 hari.

“Masih adanya penderita bibir sumbing ini, menunjukkan bahwa belum semua masyarakat menyadari pentingnya asupan gizi bagi ibu yang sedang hamil, terutama 3 bulan pertama kehamilan dimana organ tubuh mulai terbentuk,” katanya.

Sedangkan Direktur RSI NU, dr Azis, mengatakan bahwa pasien tidak hanya berasal dari Demak, tetapi juga dari Purwodadi, Rembang, Pati, Kudus bahkan ada yang jauh yaitu dari Jombang kiriman GOW dan Magelang kiriman dari Rotary.
Bupati Demak dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Demak, Gufrin Heru Putranto mengucapkan terima kasih kepada pihak yang membantu kegiatan tersebut. Terutama kepada Yayasan Permata Sari yang mau datang dan melakukan baksos di RSI NU-Demak. Hal itu mempermudah pasien sekitar Demak untuk berobat.
“Berdasarkan data dari Dinas Sosial Kabupaten Demak, penderita bibir sumbing di Demak dulu mencapai ribuan. Sebelum tahun 2000, selalu dikirim ke Jakarta. Tapi setelah Yayasan Permata Sari setiap bulan mengadakan operasi gratis, kini cukup dikirim ke Semarang.

Kepada Dr Karsono SpB, SpBP, Kepala Dinkes mengharapkan agar operasi tidak hanya diberikan kepada yang lolos screening, tetapi nantinya bagi penderita yang sudah memenuhi syarat agar dapat dioperasi juga. “Bupati mengharapkan kerjasama ini tidak sampai terputus. Kalau bisa lebih ditingkatkan lagi, dengan pemberian bantuan lain,” harapnya. (sct/aro/ida)