Pemkot Tunggu Surat Resmi PSIS

818
SUDAH TERANG: Lampu yang terpasang di 4 sudut Stadion Moch Soebroto mendukung pelaksanaan pertandingan di malam hari. (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU)
SUDAH TERANG: Lampu yang terpasang di 4 sudut Stadion Moch Soebroto mendukung pelaksanaan pertandingan di malam hari. (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU)

MAGELANG – Stadion Moch Soebroto Kota Magelang menjadi salah satu calon kandang PSIS Semarang dalam mengarungi Liga 1 Indonesia tahun 2018 mendatang. Selain di Magelang, PSIS juga menjajaki Jepara sebagai calon homebase selama Stadion Jatidiri Semarang direnovasi. Hingga kini, Pemkot Magelang masih menunggu surat pemberitahuan resmi dari manajemen PSIS Semarang.

“Kami hanya diberitahu secara lisan. Sedangkan yang kami butuhkan sebagai tindak lanjut adalah pemberitahuan atau surat tertulis, sehingga kami bisa melaporkan kepada pimpinan. Namun sampai sekarang belum ada. Kami masih menunggu kepastian tersebut,” kata Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Magelang Crisatrya Yonas Nusantrawan Bolla, Rabu (13/12).

Yonas mengatakan, secara kualitas, Stadion Moch Soebroto mampu bersaing dengan stadion lain yang menjadi penyelenggara pertandingan Liga 1. Bahkan Yonas berani menjamin, pada pembangunan tahap ke-8 hingga tahun ini, fasilitas stadion kian lengkap dan berstandar internasional. Meliputi penerangan dengan empat tiang lampu, kualitas rumput internasional, drainase yang baik, dan sarana prasarana lainnya.

“Kalau standar stadion untuk pertandingan Liga 1, dari PSSI sendiri belum menentukan seperti apa. Sehingga kami sendiri pun tidak bisa mengira-ira standar yang mereka gunakan harus bagaimana. Tetapi untuk diketahui bahwa Stadion Moch Soebroto punya rumput yang setara dengan kualitas stadion internasional,” kata Yonas.

Stadion Moch Soebroto yang kini memiliki empat tiang lampu, hampir sempurna untuk menyelenggarakan pertandingan pada malam hari. “Sebelumnya saat masih menggunakan dua lampu, pertandingan yang digelar malam hari tetap terlihat jelas. Nah ini jika ditambah dua lagi, jadi empat, tentunya semakin terang, seperti siang hari. Jadi pertandingan dilaksanakan malam hari pun tidak ada masalah,” jelas Yonas.

Terkait dengan drainase dan sistem penyiraman untuk rumput, sudah tertata dengan baik sehingga tidak akan ada air yang menggenang di dalam stadion maupun lapangan. Selain itu, fasilitas pendukung lainnya yaitu adanya ruang khusus media, fasilitas pendukung tempat parkir yang memadai, juga scoring board. Scoring board yang mirip dengan videotron pun bisa untuk memutar video ketika pertandingan berlangsung.

“Sengaja memang scoring board dipasang lebih dulu di tribun VIP karena memang kita di awal punya rencana untuk membangun dua titik scoring board. Satu untuk skor dan waktu, satu lagi untuk video pertandingan. Satu scoring board sedang kami wacanakan tahun depan semoga bisa terealisasi,” tandas Yonas.

Salah satu pengurus Gate 1 Suporter PPSM Sakti Magelang Indri Agusti merasa senang jika Stadion Moch Soebroto akhirnya terpilih sebagai kandang PSIS Semarang. “Kami sangat senang jika memang PSIS Semarang bisa main di sini, karena hubungan antara suporter PSIS dan PPSM sangat baik dan sudah seperti keluarga. Terlebih nantinya juga bisa menggerakkan perekonomian di Kota Magelang,” imbuh Indri.

Sementara, salah satu suporter PSIS Semarang, Prawisda Gartha, warga asal Secang, Kabupaten Magelang mengaku sangat senang jika PSIS memilih kandang di Magelang. “Kami sangat senang. Inginnya Moch Soebroto bisa menjadi homebase PSIS Semarang. Apalagi di sini (Magelang) banyak fans PSIS Semarang. Saya yakin antusias suporter dari Magelang akan sangat tinggi,” kata Prawisda.

Sebagai fans PSIS, Prawisda dan beberapa kelompok suporter di eks Karesidanan Kedu sudah sering berdiskusi. Tanggapan para suporter PSIS dari luar daerah sangat positif dan mendukung. “Kota Magelang dekat dengan bandara di Jogja, kemudian juga lokasinya tidak terlalu jauh dari Semarang. Magelang menurut saya menjadi lokasi yang strategis untuk menggantikan Stadion Jatidiri yang sedang direnovasi. Kami sangat mendukung,” ujar Prawisda. (cr3/ton)