Tantangan Mengajar IPS Terpadu

2143
Oleh : Sukini, S.Pd
Oleh : Sukini, S.Pd

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) selama ini di jenjang SMP dilaksanakan secara terpadu, atau disebut IPS terpadu. Perpaduan antara sejarah, ekonomi, antropologi, dan geografi. Kenyataannya selama ini, dinamika proses pembelajaran IPS di jenjang SMP sangat kompeks. Kompleksitas tersebut menjadi tantangan guru mata pelajaran IPS. Lalu bagaimana sebenarnya tantangan mengajar IPS terpadu di SMP ?

Walaupun banyak materi kenyataannya guru IPS telah mampu menyampaikan dengan baik pada siswanya, sebagai perbandingan di tingkat SMA, IPS tidak ada terpadu, misalnya : Geografi, Ekonomi, Sejarah, Sosiologi dan Antropologi, sangat spesifik dan khusus. Guru mata pelajaran tertentu lebih fokus pada mata pelajaran yang diampunya saja. Sementara guru IPS terpadu harus mampu merangkai, mengkaji, mempraktikkan 4 (empat) cabang ilmu pengetahuan yang sangat luas, kompleks dan cukup rumit. Memang berat, tapi inilah tantangan bagi guru IPS terpadu.

Guru IPS terpadu harus menguasai minimal 4 (empat) cabang Ilmu Pengetahuan Sosial. Guru IPS terpadu harus sudah siap dengan menguasai materi dan memiliki strategi mengajar yang tepat untuk disampaikan kepada peserta didik. Namun di lapangan banyak masalah yang dihadapi guru IPS dalam belajar mengajar di kelas, sehingga proses dan hasil belajar mengajar terkadang kurang maksimal. Menurut penulis, permasalahannya hampir seluruh guru IPS terpadu secara khusus bukan dari lulusan Sarjana IPS terpadu, melainkan Sarjana jurusan Geografi Ekonomi, Sejarah, Sosiologi Antropologi, bahkan ada yang jurusan Hukum. Walaupun demikian, faktanya kita harus berjuang untuk menguasai banyak materi dengan background akademiknya dengan baik. Masalah selanjutnya bila guru belum menguasai materi, tentu kurang menarik dalam mengajar.

Kita sebagai guru IPS harus tetap optimis dan enjoy. Betapapun masalah yang dihadapi guru IPS terpadu cukup rumit. Akan tetapi sebenarnya jika ini dianggap sebagai tantangan, menurut penulis justru ini dapat membangkitkan semangat guru IPS terpadu untuk terus memupuk kompetensi, agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Misalnya ada forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), yang diharapkan dapat membantu guru untuk meningkatkan kompetensinya. Melalui forum tersebut para guru dapat berbagi ilmu, pengalaman, berdiskusi, menggagaskan konsep, bahkan dapat menghasilkan gagasan-gagasan untuk mengajar. Pelajaran IPS sangat penting, karena di dalamnya memuat materi yang mempersiapkan serta mendidik siswa untuk hidup dan memahami dunianya, misalnya : mata pelajaran Ekonomi akan membahas tentang interaksi antarmanusia, dan jual beli. IPS juga mengajarkan cara bersosialisai yang baik. Melalui geografi membahas keadaan alam di Indonesia yang setiap daerahnya beda-beda, ada dataran tinggi, dataran rendah dan setiap dataran yang berbeda aktifitasnya berbeda. Dengan demikian,  siswa harus tahu kenalkan bagaimana cara-cara bila terjadi gempa, gunung meletus dan sebagainya.