Perluas Lahan Tanam Padi

714
PANEN: Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi dan Wabup Demak Joko Sutanto panen raya padi di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PANEN: Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi dan Wabup Demak Joko Sutanto panen raya padi di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) kemarin melakukan panen raya tanaman padi di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar. Panen yang disertai rintik hujan ini dihadiri langsung Wagub Jateng, Heru Sudjatmoko, Wabup Demak Joko Sutanto dan Kepala BKP, Agung Hendriadi.

Dalam kesempatan itu, Agung menyampaikan, bahwa di wilayah Indonesia kini sudah bisa panen setiap hari. Ini berkat program perluasan lahan tanam diberbagai wilayah tersebut, termasuk di Demak. Menurutnya, panen padi telah dimulai. “Saya dalam beberapa hari ini keliling nusantara untuk menyaksikan panen padi. Beberapa hari lalu saya ikut panen di Karawang, Jawa Barat. Kemudian, panen di Maluku Utara dan daerah lainnya, termasuk di Demak sekarang. Jadi, panen setiap hari,” kata dia.

Keberhasilan panen kali ini tak lepas dari program Upsus Pajale dan dukungan dari pemerintah daerah yang melakukan luas tambah tanam. Wagub Heru Sudjatmoko menambahkan, saat ini di Jateg tidak ada paceklik. Untuk di Demak sendiri panen raya sampai bulan Februari 2018.

Menurutnya, di wilayah Jateng, setiap panen mampu menghasilkan 6,1 juta ton beras dengan kebutuhan 3,1 juta ton. Dengan demikian, surplus beras sebanyak 2,9 juta ton. Kabupaten Demak sendiri merupakan penyangga pangan ketiga setelah Cilacap dan Grobogan. Wabup Demak, Joko Sutanto mengatakan, produksi beras di Demak melimpah.

Karena itu, tidak perlu khawatir dengan ketersediaan beras yang ada, termasuk di Bulog. “Kita berharap, saat panen raya petani dapat menikmati harga yang pantas sehingga tetap untung,” katanya. (hib/bas)