Klaim Bebas Glonggongan, Bina Para Jagal Sapi

1335

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang mengklaim Kota Magelang alam dari daging sapi glonggongan. Kepala Disperpa Kota Magelang Sri Retno Murtiningsih beralasan hal itu terjadi karena pedagang daging di pasar-pasar tradisional, sudah berani menolak peredaran daging sapi glonggongan masuk ke Kota Sejuta Bunga.

“Kalau komitmennya begitu, konsumen akan aman,” kata Retno. Kendati demikian, pihaknya tetap mengantisipasi agar tidak ada pemasok daging yang kucing-kucingan maupun pedagang yang nekat menerima. “Sekarang ada perkumpulan pedagang daging dan jagal yang rutin kami bina dan kami lakukan pendekatan persuasif.” Di sisi lain, Retno juga mengklaim pihaknya telah memperketat seleksi daging yang masuk Kota Magelang. Para pemasok daging harus mengecek kelayakan daging ke Rumah Potong Hewan (RPH). Tujuannya, memastikan daging-daging tersebut sudah memenuhi kriteria ASUH. Yakni, aman, sehat, utuh dan halal. (put/isk)