Dewan Minta Pembangunan Embung Terus Digenjot

674

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov diminta terus menggenjot dan memperbanyak pembangunan embung di Jateng. Secara keseluruhan, Jateng masih perlu pembangunan embung-embung terutama di daerah yang rawan kekeringan.

Anggota Komisi D DPRD Jateng, Muhammad Ngainiricadl mengatakan, fungsi pengelolaan dan pemanfaatan air sangatlah penting. Dari data yang ada menyebutkan,  potensi air di Jateng tercatat sebesar 65 juta liter. “Dari potensi tersebut ternyata yang bisa dimanfaatkan sebesar 20 persen saja. Ini berarti masih kurang optimal,” katanya.

Untuk itu, salah satu yang bisa dilakukan dengan memperbanyak pembuatan embung di Jateng. Dengan begitu, potensi air dapat bermanfaat terutama untuk kebutuhan masyarakat. Ia juga meminta agar Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya dan Penataan Ruang Jateng memantau pembangunan embung yang sudah didanai APBD 2017. “Pihak kontraktor bisa menyelesaikan pembangunannya dengan cepat. Jangan sampai molor,” tambahnya.

Program embung penting,  namun jangan sampai melupakan potensi yang sudah ada. Sehingga perlu ada upaya prioritas yang digulirkan pemprov soal seribu embung.  Selain embung, berbagai potensi bendung yang ada di Jateng diharapkan bisa dikelola dengan baik. Hal ini penting, mengingat banyak daerah yang sudah memiliki bendung maupun saluran irigasi yang sudah dalam kondisi rusak. “Tidak hanya embung optimalisasi perbaikan tata kelola bendung dan perbaikan irigasi juga tetap harus diperhatikan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Jateng, Prasetyo Budie Yuwono, menjelaskan selama 2013-2018 Pemprov Jateng membangun sekitar 119 embung. Pembangunan embung ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat Jateng terkait penyediaan air baku, asupan air tanah, irigasi pertanian, maupun pengendalian bencana banjir. “Tahun 2018 sudah kami anggarkan untuk membangun lagi sebanyak 45 embung di Jateng,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan embung ini merupakan kelanjutan dari program pemerintah pusat untuk memperbanyak embung di daerah. Sebanyak 45 embung itu rencananya tersebar di 15 kabupaten/kota di Jateng dengan kapasitas sekitar 100.000 meter kubik per embung. Ia menilai program embung sudah berhasil dan tahun 2017 sudah ada sebanyak 36 yang terbangun. “Perlahan kami akan berusaha untuk merealisasikan program 1000 embung di Jateng,” tambahnya. (fth/ric)