15 Napi Terima Remisi Natal

1111
POTONG MASA TAHANAN : Kepala Lapas Pekalongan M Hilal saat berikan SK remisi kepada perwakilan napi, pada peringatan Natal tahun 2017 ini. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
POTONG MASA TAHANAN : Kepala Lapas Pekalongan M Hilal saat berikan SK remisi kepada perwakilan napi, pada peringatan Natal tahun 2017 ini. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Sebanyak 15 orang narapidana (napi) penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan, mendapat remisi pada perayaan Natal tahun 2017. Pemberian remisi khusus diberikan di aula bengkel kerja lapas, Senin (25/12).

Acara ini dihadiri oleh Kalapas Pekalongan, seluruh pejabat struktural, petugas dan warga binaan yang nasrani. Pada Natal tahun ini sebenarnya ada 33 napi yang diusulkan ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah untuk mendapat remisi, namun hingga peringatan Natal SK belum keluar sisanya.

Kalapas Pekalongan, M. Hilal menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Pemberian Remisi Khusus Natal Tahun 2017 kepada dua orang napi. Hilal juga berpesan kepada seluruh pegawai dan warga binaan untuk senantiasa menjadi orang yang bertanggung jawab, menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

“Saya selalu mengajak seluruh petugas dan warga binaan untuk senantiasa menjaga kerukunan dan toleransi di dalam Lapas Pekalongan,” ucapnya.

Lapas Pekalongan juga menyelenggarakan layanan kunjungan khusus Hari Raya Natal selama dua hari yaitu pada tanggal 25-26 Desember 2017. Pada saat meninjau layanan kunjungan di aula lapas, Hilal melakukan aksi spontan simpatik yang sempat mencuri perhatian pengunjung, yaitu membagikan secara gratis es krim kepada pengunjung khusus anak-anak untuk menghadirkan suasana gembira.

“Kami selalu memberi kebebasan dan memfasilitasi seluruh warga binaan untuk beribadah menurut agama yang dianutnya,” ungkap Hilal.

Dijelaskan, di Lapas Pekalongan sendiri, ada 89 warga binaan yang nasrani. Sementara, yang diusulkan untuk menerima remisi Natal hanya ada 33 orang. Dari 33 napi yang diusulkan dapat remisi, sisanya 18 orang yang belum dapat, masih menunggu SK remisi, jika sudah turun akan langsung diberikan.

Sementara itu di Rutan Rowobelang Batang, pada tahun ini tidak digelar peringatan Natal dan remisi Natal. Karena di rutan tersebut belum ada napi yang mendapat remisi Natal.

“Tahun ini tidak ada remisi Natal. Meski tidak ada perayaan Natal, kami tetap menghormati warga binaan yang nasrani,” ucapnya. (han/zal)