BUMDes Berdayakan Warga Desa

Desa Tempuran Kecamatan Bringin

844
PERTANIAN : Narko, 38, petani kubis di Desa Batur Kecamatan Getasan sedang membersihkan tanamannya dari gulma. (ISTIMEWA)
PERTANIAN : Narko, 38, petani kubis di Desa Batur Kecamatan Getasan sedang membersihkan tanamannya dari gulma. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, BRINGIN – Desa Tempuran sedang dalam proses pembuatan BUMDes untuk memberdayakan masyarakat. Saat ini pemerintah desa (Pemdes) sedang mencari orang-orang yang akan menjadi pengurusnya. Pemdes akan selektif dalam memilih para pengurus. Pasalnya, para pengurus haruslah orang-orang yang memiliki komitmen tinggi terhadap kemajuan desa.

“Kemarin izin kecamatan. Katanya untuk membuat BUMDes, harus ada personel dan ada AD/ART-nya. Kira-kira 2018 nanti sudah bisa jalan,” jelas Sekretaris Desa Tempuran, Agung Budi W kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Agung Budi W (ISTIMEWA)
Agung Budi W (ISTIMEWA)

Mengenai unit usahanya, Agung mengatakan, beberapa usaha kuliner di desa seperti produk makanan dan minuman khas desa, akan dimasukkan ke dalam usaha milik desa. Di antaranya, ada es cendol dan juga aneka inovasi bubur yang dibuat oleh warga.

“Kalau harus mengisi acara di luar, harus sering menampilkan makanan dan minuman ini. Es cendolnya itu sudah dari dulu dan sudah banyak penggemarnya. Buburnya sudah diinovasi sehingga sangat menarik untuk dilihat,” jelasnya.

Selain itu, BUMDes juga akan bergerak di bidang pertanian. Sebab, pertanian di Desa ini memang menjadi sektor yang paling banyak dikerjakan oleh warga. Hasil pertanian di desa ini paling banyak adalah padi dan jagung. Pertanian ini akan terus didorong sehingga dapat memberikan penghasilan yang meningkat.

“Pertanian tidak ada kendala. Pengairannyapun tidak menghadapi persoalan. Di sini ada tiga sendang yang sumbernya bisa untuk mengairi pertanian di desa ini,” kata dia.

Diharapkan, ke depan Desa Tempuran dengan posisinya paling ujung ini bisa lebih maju. Melalui BUMDes yang akan dijalankan, pemdes ingin membawa desa maupun SDM yang ada di desa menjadi lebih maju dan berkualitas.

“Selain itu, sebenarnya kami ingin menciptakan lapangan pekerjaan di sini melalui BUMDes. Pada intinya, kami ingin BUMDes bisa mengurangi pengangguran,” kata dia. (sga/ida)