Sukses Atur Lalin, Bandar Bebas Macet

970
BIAR TAK MACET - Kasatlantas Polres Batang AKP M Adiel Aristo saat mengatur lalu lintas di daerah Kecamatan Bandar. Banyaknya lokasi wisata membuat jalur ini setiap musim liburan macet. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
BIAR TAK MACET - Kasatlantas Polres Batang AKP M Adiel Aristo saat mengatur lalu lintas di daerah Kecamatan Bandar. Banyaknya lokasi wisata membuat jalur ini setiap musim liburan macet. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sudah menjadi kebiasan setiap musim liburan, daerah Batang bagian atas yang memiliki banyak destinasi wisata diserbu masyarakat. Hal ini biasanya menyebabkan kemacetan luar biasa. Namun dengan kesigapan aparat kepolisian, membuat jalur utama Bandar bebas macet.

Wawan warga Bandar bercerita, pada liburan tahun baru sebelumnya, di Bandar mengalami macet parah, karena dua jalur mengalami kepadatan kendaraan. Namun tahun ini, kata dia hanya satu arah saja.

“Waktu siang hari kendaraan penuh dari arah selatan menuju utara. Sedangkan arah sebaliknya arus normal. Juga sebaliknya saat pengunjung wisata balik, padat ke selatan, namun tidak macet,” ucapnya, Senin sore (1/1).

Pengelola obyek di daerah Banda Wisata Sikembang, Husen, menungkapkan hingga berita ini ditulis pihaknya belum tahu jumlah pasti pengunjung, karena belum terekap.

“Yang jelas jumlahnya ribuan, tren pengunjung tidak jauh berbeda dengan tahun kemarin. Jumlah kunjungan ke Sikembang saat tahun baru 2017 tercatat  lebih dari 3.000 pengunjung. Insya Allah tahun ini lebih ramai,” katanya.

Kemacetan kendaraan di sepanjang ruas jalan Wonotunggal-Bandar itu ternyata juga menjadi berkah tersendiri bagi pemilik warung di pinggiran jalan. Tak terkecuali minimarket dan resto yang berada di sepanjang jalur itu.

“Sama ramainya tapi tidak separah tahun kemarin mas. Kemarin pengendara tidak bisa bergerak berjam-jam bahkan gang-gang kecil penuh sesak. Kalau tahun ini ramai kendaraan tapi bisa jalan meskipun jalannya pelan,” kata warga Bandar sekaligus pimpinan Pondok Modern Tazakka Anizar Masyhadi, Senin siang (1/1).

Dari pantauan di lapangan, kemacetan didominasi kendaraan roda dua yang menuju berbagai tempat wisata di Kecamatan Bandar dan Blado. Seperti pemandian Ecopark Bandar dan Sikembang,

Kasatlantas Polres Batang AKP M Adiel Aristo saat ditemui di lapangan mengungkapkan, setidaknya di Bandar ada empat simpul penyebab kemacetan. Antara lain, di pertigaan depan Polsek Bandar, pertigaan menuju ke Kecamatan Tulis, pertigaan Bandar-Reban dan pertigaan di PM Tazakka yang merupakan titik temu antara pengendara yang akan menuju Pagilaran dan Dieng.

“Berdasarkan intruksi Kapolres Batang Bapak Edi Suranta Sinulingga dalam mengantisipasi kemacetan di Bandar, kami terjunkan ratusan personel yang terdiri dari Satlantas Batang, Polsek Bandar dan bantuan dari polsek sekitar,” kata Adiel.

Hasilnya,ungkap Adiel, kemacetan dapat terurai, kendaraan dapat melaju di kecepatan 30 km/jam. Kemacetan tahun lalu sepanjang ruas Bandar-Wonotunggal dapat dihindari meskipun volume kendaraan sama-sama padat. Sehingga pengendara di jalan merasa nyaman dalam menikmati liburan tahun baru. Semua itu merupakan kerja keras  dari tim  urai Polres Batang yang bergerak mengurai kemacetan.

Adiel mengaku sudah mengantisipasi macetnya wilayah Bandar agar tidak seperti tahun lalu. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan  Dinas Perhubungan untuk memasang papan-papan larangan sepanjang jalan agar pengendara tidak parkir di bahu jalan dan memasang pembatas jalan.

“Kami juga mengapresiasi para pengendara yang sudah tertib berlalu lintas dan mematuhi petugas kami di lapangan sehingga kemacetan wilayah Bandar di tahun baru dapat terkendali,” ucapnya. (han/lis)