Kapolrestabes Sulap Rumah Satimah Jadi Nyaman

724
PEDULI SESAMA : Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji dan jajarannya menyerahkan rumah hasil rehab kepada Satimah, kemarin. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
PEDULI SESAMA : Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji dan jajarannya menyerahkan rumah hasil rehab kepada Satimah, kemarin. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Satimah, tidak kuasa menahan air mata bahagianya, ketika Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji, menyerahkan rumah layak huni kepada nenek 88 tahun itu.

Angan-angan Satimah ingin memiliki rumah layak huni diwujudkan jajaran Polrestabes Semarang melalui program sosialnya, yakni bedah rumah. Rasa empati Abioso muncul ketika mendapat laporan dari anak buahnya mengenai kondisi rumah Satimah yang hanya berukuran 2,5 x 2,5 meter, di Jalan Sendang Indah RT 5 RW 4, Kelurahan Muktiharjo Lor.

Selama tujuh tahun, Satimah, tinggal di gubug berdinding kulit kayu. Tidak ada MCK, dapur, maupun aliran listrik. Setiap hujan turun atap bocor dan air masuk dalam rumah. Bahkan ketika hujan deras gubug kebanjiran namun Satimah tetap bertahan seorang diri di dalam gubugnya sambil menutupi tubuhnya menggunakan plastik seadanya.

“Bedah rumah ini merupakan pengejawantahan program Polrestabes yang saya terapkan selama saya bertugas di Polrestabes Semarang. Ada program Ayo Peduli, Ayo Berbagi, kemudian Ayo Takziah. Alhamdulillah jajaran Polrestabes bisa tergerak hatinya sedikit berbagi kepada saudara kita yang memang layak dibantu,” Kombes Pol Abioso Seno Aji, disela penyerahan rumah kepada Satimah, kemarin.

Abioso menceritakan, bantuan bedah rumah dilakukan pihaknya dengan cara door to door. Petugas terjun ke lapangan untuk melihat kondisi permukiman warga. Dari situ ditemukan rumah berukuran 2,5×2,5 meter milik Satimah. “Memang sangat tidak layak rumahnya, tidak ada listrik, MCK, dan fasilitas lain. Sehingga menjadi prioritas kami untuk mewujudkan rumah layak huni,” tandasnya.

Anggaran bedah rumah, kata Abioso, berasal dari sukarelawan petugas setiap hari Jumat. “Kami kumpulkan dari seluruh personel Polrestabes. Setiap Jumat kumpulkan secara ikhlas, tidak ada kewajiban besarannya,” katanya sembari menambahkan untuk merehab rumah Satimah menghabiskan dana Rp 30 juta.

Kini Mbah Satimah, gubug tersebut telah disulap menjadi sebuah rumah yang nyaman. Rumah tersebut berukuran luas 5 meter kali 7 meter ini yang di dalamnya terdapat bersekat-sekat ruangan lengkap dengan perabotnya.

Ruangan tersebut antara lain terdiri 1 kamar ruang tamu, ruang kamar tidur, dapur dan kamar mandi. Selain itu, rumah tersebut kini juga terpasang penerangan listrik.

Sementara, Satimah hanya bisa mengucapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya ini. Satimah juga berkali-kali memanjatkan doa kepada Kapolrestabes Semarang dan anggotanya supaya terus bisa mengayomi warganya seperti hal sama yang dirasakanya.

“Sangat bersyukur adanya pemberian bantuan pembuatan rumah dari pak polisi. Semoga selalu dalam lindungan Allah,” katanya sambil meneteskan air mata. (mha/zal)