Sering Pipis

733

Tanya dr Andi:

RADARSEMARANG.COM – Dok, saya seorang pria, usia 39 tahun, sudah 3 bulan ini ereksi kurang baik, dan ada keluhan sering buang air kecil dan keluarnya cukup banyak. Tapi tidak ada rasa sakit, perih, panas, atau tidak nyaman. Apakah saya normal? Saya kuatir kencing manis atau prostat. Apakah ini bisa diatasi?  Terimakasih dok.

(Tn. P di S)

Jawab dr Andi:

Yang menjadi penyebab sering buang air kecil itu antara lain:

  1. Diabetes. Sering buang air kecil dengan jumlah urine yang tidak normal seringkali merupakan gejala diabetes. Hal ini disebabkan karena tubuh berusaha membersihkan glukosa yang tidak terpakai di darah melalui urine.
  2. Infeksi saluran kemih. Ingin selalu buang air kecil yang tidak dapat ditahan serta diiringi demam dan rasa tidak nyaman atau nyeri pada area perut dapat menjadi pertanda infeksi saluran kemih.
  3. Kelainan bawaan overactive bladder. Kondisi di mana otot kandung kemih berkontraksi tiba-tiba secara tidak terkontrol sehingga menyebabkan keinginan untuk buang air kencing walaupun kandung kemih belum penuh urine.
  4. Diuretik misalnya obat hipertensi atau penimbunan cairan di ginjal. Obat ini akan membuang cairan berlebih di dalam tubuh, mengakibatkan keinginan buang air kecil secara terus menerus.
  5. Peradangan ginjal. Selain sering buang air kecil, gejalanya antara lain sakit punggung, sakit pada pangkal paha, mual, muntah, diare, demam, serta gemetaran.
  6. Batu saluran kemih/ ginjal. Ini merupakan batu mineral yang terbentuk di dalam kandung kemih ketika urine terkonsentrasi. Gejala lainnya adalah kencing yang keluar sedikit-sedikit disertai rasa nyeri, sakit pada perut bagian bawah, terdapat darah pada urine atau warna urine keruh.
  7. Gangguan prostat. Pembesaran prostat dapat menekan uretra atau saluran kemih dan menutup aliran urine. Hal ini menyebabkan dinding kandung kemih mengalami iritasi. Akibatnya, kandung kemih menjadi mudah berkontraksi bahkan ketika hanya ada sedikit urine, sehingga sering muncul rasa ingin buang air kecil.
  8. Gangguan saraf. Kerusakan pada saraf yang berkaitan dengan fungsi kandung kemih dapat memicu seringnya buang air kecil.
  9. Faktor psikologis. Misalnya cemas berlebihan yang berlangsung lama, tapi tidak dapat menjelaskan penyebabnya secara spesifik. (www.dokterAndi.com). (*/zal)