Ratusan Rumah Diterjang Banjir

1085
MASIH TERGENANG : Seorang ibu menuntun barang dagangannya menggunakan sepeda saat melintasi Jalan Kaligawe yang tergenang rob, Sabtu (3/2) kemarin. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MASIH TERGENANG : Seorang ibu menuntun barang dagangannya menggunakan sepeda saat melintasi Jalan Kaligawe yang tergenang rob, Sabtu (3/2) kemarin. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Hujan yang mengguyur Kota Semarang sejak pagi sampai sore hari, menyebabkan banjir di beberapa wilayah, Sabtu (3/2) kemarin. Selain Jalan Kaligawe, ratusan rumah warga di wilayah RT 03 RW I Kelurahan Genuksari, RW II dan III Kelurahan Tri Mulyo, Kecamatan Genuk Semarang juga terendam air. Bahkan, halaman Puskesmas Genuk dan SDN Genuksari 01 Genuk juga terendam air. Akibatnya, aktivitas warga terganggu.

Warga Kledu, Genuksari, Nyatyono, 52, mengaku setiap tahun wilayahnya menjadi langganan banjir, sehingga kegiatan warga kerap terganggu. “Banjir tak hanya merendam jalan, tapi tempat tinggal juga. Sehingga mau kemana-mana tidak bisa,” katanya.

Pihaknya berharap Pemkot Semarang membantu meminimalisasi banjir dengan cara meninggikan jalan kampung serta melakukan pembenahan saluran dengan cara pengerukan serta memperbaikinya. Kalau tidak, jalan tetap banjir.

“Jalanan ini sudah rendah, sehingga air yang seharusnya lewat, tetap menggenang. Diperparah saluran air yang dangkal, mengakibatkan arus air tidak bisa lancar mengalir,” imbuhnya.

Air yang merendam rumah warga telah terjadi sejak Jumat (2/2) lalu sampai sekarang. Bahkan, belum ada bantuan pemerintah yang meringankan beban warga. “Korban banjir di wilayah ini berjumlah 60 KK dengan 590 rumah yang terendam air,” katanya.

Warga lainnya Sugiyanti, 51, mengaku terganggu dengan adanya banjir ini karena tidak bisa pergi ke pasar. Selain itu, kedua kakinya terkena jamur sehingga perih untuk jalan. “Setiap malam suah saya kasih salep,” katanya.