Berangka 1373, Diduga Semasa dengan Candi Sukuh

Penemuan Batu Prasasti di Lereng Gunung Ungaran

728
BUKTI SEJARAH: Batu prasasti dengan tulisan angka 1373 dalam huruf Jawa kuno yang ditemukan di lereng Gunung Ungaran. (inzet) Guratan huruf Jawa Kuno yang membentuk angka 1373. (DOK TRI SUBEKSO FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
BUKTI SEJARAH: Batu prasasti dengan tulisan angka 1373 dalam huruf Jawa kuno yang ditemukan di lereng Gunung Ungaran. (inzet) Guratan huruf Jawa Kuno yang membentuk angka 1373. (DOK TRI SUBEKSO FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM Sebuah batu yang diduga prasasti dengan inskripsi kuno ditemukan di lereng Gunung Ungaran. Prasasti ini merupakan satu-satunya yang berada di kawasan Gunung Ungaran. Seperti apa?

PRATONO

UNTUK mencapai lokasi batu prasasti itu tidak mudah. Harus menelusuri kebun teh, mendaki bukit yang ditumbuhi semak-semak liar dan gangguan lintah menjadi syarat untuk bisa sampai ke batu prasasti tersebut. Jika berjalan kaki dari Umbul Sidomukti, butuh waktu sekitar 3 jam perjalanan.

Batu prasasti yang diameternya lebih dari 1 meter tersebut berada di tengah semak-semak liar. Kondisinya tertutup lumut dengan guratan-guratan yang membingungkan. Terdapat dua sisi batu yang diketahui terdapat inskripsi tulisan kuno.

Satu sisi dipastikan bertuliskan angka Jawa kuno. Terdapat 4 angka yang biasanya merujuk pada angka tahun.  “Saya sendiri hanya mampu membaca 2 angka pertama, 13. Sedangkan 2 angka terakhir sulit dibaca karena kondisi aus,” ujar peneliti Cagar Budaya, Tri Subekso, kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Namun dengan bantuan rekannya, lanjut Tri, akhirnya 2 angka terakhir bisa dibaca, yakni 73. Sehingga 4 angka di prasasti tersebut menjadi 1373 yang merujuk pada 1373 Saka atau 1451 masehi.

“Dengan demikian, prasasti ini semasa dengan keberadaan Candi Sukuh atau masuk dalam garis kronologis Majapahit akhir,” tutur alumni Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini.

Sementara di sisi lain, tulisannya belum bisa terbaca karena sudah aus. Huruf tersebut mirip arab pegon, tapi belum bisa dipastikan karena sulitnya identifikasi.